Pelecehan Seksual: Bos Media Nasional Dilaporkan 5 Karyawannya

  • Bagikan
Ilustrasi

JAKARTA–Lima perempuan karyawan sebuah media nasional
mendapat pelecehan seksual dari atasannya yang berinisial F. Pelecehan
seksual ini terjadi dalam kurun waktu Maret hingga Desember 2013 silam,
di kantor tempat korban dan F bekerja.

“Modus pelaku
melakukan pelecehan seks ini yaitu dengan memanggil kita selaku korban
dengan alasan utusan pekerjaan dan langsung pintu dikunci oleh yang
besangkutan,” tulis para korban dalam siaran pers yang diterima
wartawan, Jakarta, Rabu (22/11/2014).

Menurut korban,
pelecehan seks yang dilakukan mantan Kepala Divisi Pengembangan Bisnis
di media tersebut, melakukan perbuatan asusila itu berulang kali.
Perlakuan tidak senonoh sang general manajer saat itu pun, dilakukan
pada enam korban.

“Sebenarnya korban ada enam orang,
tetapi satu orang memutuskan menarik diri dan kami berlima memberanikan
diri melapor ke polisi meski dengan hati yang terkoyak,” kata korban.

Akibat
perbuatan pelaku, salah satu korban bahkan mengalami depresi dan harus
menjalani perawatan di rumah sakit. Kondisi itu dialami salah satu
korban, setelah para korban dikonfrontir dengan pelaku di hadapan
manajemen media tersebut.

“Di mana saat itu kami tidak
siap secara mental untuk dihadapkan dengan pelaku karena dia adalah
atasan kami dan orang yang punya kekuasaan secara struktural,” imbuhnya.

Para
korban sendiri awalnya tidak berani untuk melakukan perlawanan atau
berteriak hingga melapor lantaran merasa malu dan ketakutan akan
pelapor. Para korban bahkan diancam akan diputus kontrak kerjanya dan
tidak mendapatkan penilaian kinerja yang baik dari atasannya itu.

Sumber: detik.com

  • Bagikan