Pemangkasan Jumlah Pegawai RSU Ryacudu, Ini Kata DPRD Lampung Utara

  • Bagikan
‎Anggota Komisi IV DPRD Lampung Utara, Ibnu Hajar
‎Anggota Komisi IV DPRD Lampung Utara, Ibnu Hajar

Feaby | Teraslampung.com

Kotabumi–Komisi IV DPRD Lampung Utara meminta pihak eksekutif untuk menyalurkan tenaga kesehatan RSU Ryacudu Kotabumi ke tempat kerja yang baru jika memang rencana pemangkasan jumlah pegawai  rumah sakit milik Pemkab Lampura itu benar – benar direalisasikan.

“Kalau memang rencana pengurangan pegawai itu benar – benar terealisasi, kami minta pihak eksekutif menyalurkan mereka ke tempat kerja yang lain,” tegas anggota Komisi IV DPRD Lampung Utara, Ibnu Hajar di gedung legislatif, Senin (16/8/2021).

Kebijakan tersebut sangat penting untuk dilaksanakan. Jika tidak, pihak eksekutif akan kembali menghadapi persoalan baru yang tak kalah besarnya. ‎Tidak menutup kemungkinan akan ada penolakan besar – besaran dari tenaga kesehatan terkait rencana pengurangan tersebut.

“Jangan kita meredam masalah, tapi malah menimbulkan masalah baru. Ini yang harus dipikirkan masak – masak oleh rekan – rekan eksekutif,” paparnya.

Ketua Fraksi PAN di DPRD Lampung Utara ini juga menyarankan pihak eksekutif untuk membuka ke publik tentang hasil pemeriksaan keuangan tersebut. Dengan demikian, spekulasi – spekulasi liar ‎terkait hasil pemeriksaan tidak lagi bermunculan.

“Supaya tidak ada lagi prasangka, eloknya pihak eksekutif menjelaskan secara detil hasil pemeriksaan tersebut ke publik,” kata dia.

Pada Selasa (3/8/2021), Inspektur Kabupaten Lampung Utara, M. Erwinsyah mengatakan bahwa penyebab ‎tunggakan’ sekitar Rp11 Miliar di RSUR dikarenakan terlalu besarnya beban pengeluaran yang harus dikeluarkan untuk pembayaran honor tenaga kesehatan di sana. Pembayaran honor dan operasional itu menyerap sekitar 60 persen anggaran RSUR.

‎Meski hanya menyampaikan ‎apa yang menjadi hasil pemeriksaan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan atau BPKP, namun warganet seolah tak ingin tahu – menahu tentang hal itu. Kritikan deras yang ditujukan pada M. Erwinsyah pun tak terbendung tak lama setelah mengeluarkan pernyataan itu.

  • Bagikan