Beranda Hukum Kriminal Pembegal Ini Incar Sepeda Motor Muda-Mudi yang Sedang Pacaran di Tempat Sepi

Pembegal Ini Incar Sepeda Motor Muda-Mudi yang Sedang Pacaran di Tempat Sepi

202
BERBAGI
Tersangka Ismunandar diperiksa di Polresta Bandarlampung, Selasa (12/7/2016).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya, mengatakan tersangka Ismunandar dan rekannya RN (DPO), mengaku baru satu kali melakukan pembegalan. Namun berdasarkan catatan kepolisian, kedua tersangka tercatat sudah delapan kali melakukan aksi pembegalan sepeda motor di Kota Bandarlampung.

Saat melakukan aksinya, kata Dery, kedua tersangka berbagi peran. Ada yang sebagai eksekutor merampas motor korban, dan ada yang sebagai joki atau menunggu diatas motor sembari mengawasi situasi sekitar.

“Target sasaran korban kedua tersangka, pasangan sejoli yang sedang berpacaran di tempat sepi,”kata Dery, Selasa (12/7/2016).

Dery mengutarakan, salah satu korbannya adalah Fery warga Tanjungkarang Barat, pada saat kejadian Fery bersama pacarnya sedang berada di Lapangan Korpri depan Kantor Gubernur, pada April 2016 lalu.
Tersangka Ismunandar dan RN (DPO), datang menghampiri Fery dan pacaranya yang sedang duduk diatas sepeda motor.

“Kedua tersangka, langsung menodong korban pakai golok lalu merampas dan membawa kabur sepeda motor Honda Beat warna hitam milik korban,”terangnya.

Kedua tersangka juga, kata mantan Alumnus Akademi Kepolisian tahun 2001 ini, sering beraksi melakukan pembegalan di tempat wisata Hutan Kera, Jalan Cut Meutia, Telukbetung. Korbannya adalah, pasangan muda-mudi yang sedang berpacaran.

Saat beraksi, kata Dery, kedua tersangka tidak segan-segan melukai korbannya jika melawan.

“Motor-motor hasil curian, dijual kedua tersangka ke penadah dengan harga Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta dan uang hasil penjualan dibagi rata,”jelasnya.

Loading...