Beranda Hukum Kriminal Pembobol ATM Dibekuk saat akan Beraksi di Depan Museum Lampung

Pembobol ATM Dibekuk saat akan Beraksi di Depan Museum Lampung

752
BERBAGI
Dua warga Tanggamus 'pakar' membobol mesin ATM ditangkap polisi di depan Museum Lampung.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampun meringkus Nopiansyah (27) dan Mudri (48), tersangka pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) saat akan membobol ATM BRI di Depan Museum Lampung Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton, Senin (23/1/2017) sekitar pukul 15.00 WIB.

Warga Dusun Sukamar Kelurahan Mulang Maya, Kecamatan Kota Agung Timur, Tanggamus dan warga Pekon Menggala, Kecamatan Kota Agung Timur, Tanggamus itu merupakan komplotan pembobol ATM Jaringan Medan.

“Nopi dan Mudri, tertangkap tangan sedang berupaya membobol ATM BRI. Kedua tersangka ini, merupakan jaringan Medan dan sudah puluhan kali membobol ATM,” kata Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono, Rabu (25/1/2017).

Dari penangkapan kedua tersangka, kata Murbani, disita barang bukti uang tunai Rp 7 juta, empat buat kartu ATM dan satu buah alat besi runcing (ujung gunting) yang dipakai untuk mengganjal lubang keluar uang pada mesin ATM.

Menurut Kombes Murbani,  pembobolan ATM yang dilakukan kedua tersangka termasuk modus baru. Mereka menguras uang di mesin ATM dengan pura-pura akan bertransaksi.

Sebelumnya para pembobol mesin ATM melakukan aksinya dengan memakai batang korek api, kertas karton, atau tusuk gigi. Sementara yang dilakukan kedua tersangka ini adalah dengan bantuan alat berbentuk potongan besi yang sudah dimodifikasi.