Beranda Hukum Kriminal Pembunuh Pacar di Kamar Kos Dituntut Hukuman 20 Tahun Penjara

Pembunuh Pacar di Kamar Kos Dituntut Hukuman 20 Tahun Penjara

385
BERBAGI
Tersangka Deka ditembak kakinya saat penangkapan di sebuah kebun di Tasikmalaya.

TERASLAMPUNG.COM — Jaksa penuntut umum Richard Sembiring menuntut hukuman Deka Putra (24), warga Bakauheni, Lampung Selatan, penjar 20 tahun penjara karena melakukan pembunuhan berencana terhadap Dewi Evi Aprianti, pacarnya sendiri.

Tuntutan itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Richard Sembiring dalam sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandarlampung, Rabu (2/8).

Jaksa menjerat Deka dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

BACA: Dewi Tewas di Kamar Kos dengan Sembilan Luka Tusukan

Menurut jaksa, hal-hal yang memberatkan terdakwa ialah perbuatan terdakwa mengakibatkan korban jiwa, terdakwa tidak menyesali perbuatannya, terdakwa juga telah mengakibatkan duka yang mendalam bagi keluarga. “Hal yang meeingankan terdakwa belum pernah dihukum dan mengakui perbuatannya,” jelasnya.

Dalam dakwaannya, jaksa menjelaskan, Deka Putra melakukan pembunuhan terhadap pacarnya, Dewi Evi Aprianti pada Kamis (2/3/2017) lalu, karena cemburu.

BACA: Pembunuhan di Kamar Kos: Pamit Mau Cari Kerja, Dewi Justru Meregang Nyawa

“Terdakwa Deka mencurigai korban yang merupakan pacarnya telah berselingkuh karena beberapa kali dihubungi ponsel korban tak aktif,” katanya.

Pada hari kejadian lanjut JPU, tersangka mengajak korban ke rumah kos adiknya di Tanjung Senang dengan iming-iming akan mengembalikan uang pinjaman yang diberikan korban ke terdakwa. Namun, terdakwa berbohong saat Dewi menagih janji untuk mengembalikan uang milik dirinya. Saat itu Dewi pun langsung pergi.

“Sebelum pergi korban merias wajahnya terlebih dahulu di kosan terdakwa. Saat itu terdakwa menusuk punggung korban dengan pisau yang sudah di persiapkan sebelumnya oleh terdakwa secara berkali-kali hingga korban jatuh bersimbah darah,” ujarnya.

BACA: Pembunuhan di Rumah Kos, Jamil Lihat Deka Lari dari Kamar No 16

Usai membunuh Dewi, terdakwa melarikan diri keluar provinsi lampung. Namun, dua minggu kemudian Tim Tekab 308 Polresta Bandarlampung menangkap terdakwa sesang bersembunyi di gubuk yang berada di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat.

TL/HLS