Beranda News Nasional Pembunuhan 24 Pekerja Jalan Trans Papua, Polres Jayawijaya Antisipasi Hal Terburuk

Pembunuhan 24 Pekerja Jalan Trans Papua, Polres Jayawijaya Antisipasi Hal Terburuk

190
BERBAGI
Posko kasus Nduga di Polres Jayawijaya (Foto: Tabloidjubi.com/Islami)

TERASLAMPUNG.COM — Polres Jayawijaya telah menyiapkan posko evakuasi para korban penembakan yang terjadi di distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua di Mapolres.

Wakapolres Jayawijaya, Kompol Andreas Tampubolon mengatakan, untuk melakukan evakuasi korban pada Selasa (4/12/2018) sebanyak 139 anggota gabungan Polri dan TNI telah menggunakan jalan darat dengan 25 kendaraan roda empat.

“Pastinya posko kita siapkan di Polres. Namun evakuasi kita tidak akan sampai ke lokasi kejadian. Hanya sampai di Habema dan evakuasi korban dilakukan. Tim DVI Polda Papua juga sudah disiapkan,” katanya, di Mapolres Jayawijaya, Selasa (4/12/2018).

Menurut dia, pihaknya telah menyiapkan ambulans dan mobil jenazah di Habema bersama tim yang akan menjemput korban. Meski begitu, kepolisian tetap mengambil sikap terburuk karena informasi yang sesungguhnya belum diketahui pasti.

“Saya sampaikan secara normatif, kita ambil yang terburuknya. Karena saksi mata yang melihat langsung itu belum ada. Kalau memang benar terjadi, pesawat tidak akan terima kalau kita tidak menyiapkan peti yang sesuai dengan ketentuan dari karantina. Oleh sebab itu suka tidak suka kita harus mempersiapkan karena tidak ada kendaraan lain selain menggunakan penerbangan untuk keluar dari Wamena ke kota asal para korban,” tandasnya.

Ketua I DPRD Kabupaten Nduga, Alimin Gwijangge memastikan jika pelaku penembakan terhadap pekerja jalan dan jembatan di Yall merupakan kelompok bersenjata pimpinan Egianus Kogoya.

Ia menjelaskan, para tenaga kerja yang menjadi korban ini terbagi di tiga tempat berbeda diantaranya di kali Yigi, Kali Irigi dan Kali Aorak.

“Saya memang tidak ada di Nduga saat kejadian, tetapi saya memantau terus kejadian di sana. Namun sebab akibat kejadian belum pasti karena apa. Tetapi informasinya ada delapan orang yang dikabarkan sempat selamat,” kata Alimin Gwijangge yang ketika dihubungi semalam (Senin, 3/12/2018) sudah berada di Keneyam, Nduga.

Tabloidjubi.com

Loading...