Beranda Hukum Kriminal Pembunuhan di Kamar Kos, Tekab 308 Polresta Bandarlampung Bekuk Tersangka di Tasikmalaya

Pembunuhan di Kamar Kos, Tekab 308 Polresta Bandarlampung Bekuk Tersangka di Tasikmalaya

753
BERBAGI
Ilustrasi Buron
Ilustrasi

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, akhirnya berhasil meringkus Deka Putra (24) tersangka pembunuhan Dewi Evi Aprianti (20) yang tewas dengan 16 tusukan di kamar kos beberapa waktu lalu. Polisi menangkap Deka di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (13/3/2017) sekitar pukul 10.30 WIB.

Penangkapan Deka sebagai tersangka tunggal pembunuhan Dewi tersebut, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Deden Heksaputra. Dari penangkapan tersangka, polisi menyita sebilah sangkur yang dipakai tersangka Deka untuk menghabisi nyawa korban.

BACA: Polsek Kedaton dan Polres Bandarlampung Kejar Pelaku Pembunuhan di Kamar Kos

Terkait dengan penangkapan tersebut, Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan, bahwa tersangka Deka sudah berhasil ditangkap petugas di Tasikmalaya, Jawa Barat. Namun, Murbani belum dapat menjelaskan secara rinci mengenai penangkapan tersebut.

“Ya bener tersangka sudah ditangkap. Tapi untuk jelasnya Selasa besok saja ya, kita ekspos besok,”singkatnya kepada teraslampung.com, Senin (13/3/2017).

Menurutnya, saat ini petugas masih di perjalanan membawa tersangka dan barang bukti ke Bandarlampung.

Diketahui sebelumnya, Dewi Evi Aprianti (20) warga Jalan Sam Ratulangi, Gang Bungsu, Kelurahan Penengahan, Kedaton tewas dengan belasan luka tusukan ditubuhnya di kamar kos di Jalan Gama I, Kelurahan Tanjung Senang, Kamis (2/3/2017) siang lalu.

BACA: Pamit Mau Cari Pekerjaan, Dewi Justru Meregang Nyawa

Dari keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian, bahwa Dewi dibunuh oleh Deka yang merupakan kekasih korban. Pasalnya usai menghabisi nyawa Dewi, Deka terlihat keluar dan mengunci pintu dari kamar kos dengan membawa senjata tajam pisau dan langsung melarikan diri.

Loading...