Beranda News Anakidah Pembunuhan Pegawai Universitas Malahayati: Tujuh Fakta dan Cinta Segitiga

Pembunuhan Pegawai Universitas Malahayati: Tujuh Fakta dan Cinta Segitiga

918
BERBAGI
rekonstruksi pembunuhan karyawan Unimal Lampung
Camelia dibawa petugas Polwan dari Polresta Bandarlampung usai dilakukan gelar prarekontruksi di lokasi kejadian, 16 September 2015.

TERASLAMPUNG.COM–Sekilas, wajah Camelia (26), tersangka pembunuh Sofyan (Kabag Kepegawaian Universitas Malahayati Lampung, terlihat innocent. Mimiknya terlihat gugup ketika memperagakan bagaimana ia menghabisi nyawa Sofyan.

BACA: Beginilah Cara Camelia Menghabisi Nyawa Karyawan Universitas Malahayati

Ia sebenarnya masih lelah saat memperagakan 25 adegan pembunuhan pada prarekonstruksi yang digelar Polres Bandarlampung di rumah kosnya, di Kelurahan Sumur Putri, Bandarlampung, Rabu sore (16/9). Maklum, ia baru saja tiba dari Karawanang, setelah dicokok bersama pacarnya, Dadi.

Munculnya nama Dadi, seorang anggota TNI, tak pelak menimbulkan tanda tanya besar. Siapa dia? Pacarnyakah? Kalau Dadi pacar Camelia, lalu apa hubungannya Camelia dengan Sofyan?

Berdasarkan hasil prarekontruksi, pemeriksaan tersangka Camelia oleh penyidik Polresta Bandarlampung, dan keterangan sejumlah saksi, ada tujuh fakta terungkap. Namun, polisi belum begitu meyakini betul fakta yang diungkapkan Camelia. Alasannya: jawaban Camelia masih seriung berubah.

Lima fakta itu adalah, pertama: Camelia mengaku membunuh Sofyan seorang diri. Ia mengaku membunuh Sofyan ketika Sofyan dalam kondisi tidur atau pingsan.

Kedua, Camelia mengaku akan diperkosa oleh Sofyan. Menurut Camera, saat Sofyan akan memerkosanya, ia menyemprotkan obat nyamuk sehingga Sofyan pingsan. Saat Sofyan pingsan itulah Camelia mengambul balok kayu dan memukulkannya ke kepala Sofyan hingga tewas.  Saat Sofyan tewas, Camelia kemudian menutup tubuh korban dengan selimut. (Baca: Ini Alasan Camelia Membunuh Pegawai Universitas Malahayati).

BACA JUGA: Inilah Menit ke Menit Pembunuhan Karyawan Universitas Malahayati

Keempat,  Sofyan adalah pria yang beristri. Istri Sofyan termasuk yang mengenali jasad suaminya saat pertama kali ditemukan oleh pemilik kos pada Minggu (13/9/2015). Sebelumnya, polisi menduga kasus ini hanya bermotif pencurian dengan pemberatan (curat).Ketiga, Dadi, pria yang kabur bersama Camelia adalah seorang anggota TNI di Kompi Senapan Kotabumi, Lampung Utara berpangkat Prada. Ia dikabarkan sudah dua bulan tidak masuk kerja (desertir). Dalam pemeriksaan di Den Pom Lampung, Prada Dadi mengaku sebagai pacar Camelia.

Kelima, Camelia hamil. Fakta ini terungkap setelah petugas melakukan pemeriksaan urine.

Keenam, Camelia dan Sofyan bertemu di Universitas Malahayati, Pertemuan itu sangat dimungkinkan karena selain bekerja sebagai honorer di Dinas Pengairan Lampung, Camelia juga kuliah program S2 Kesehatan Masyarakat di Universitas Malahayati.

Ketujuh, Dadi siap dipecat demi Camelia. Pengakuan ini diungkapkan dalam pemeriksaan di Detasemen Polisi Militer (Den POM) Lampung.

BACA: Ini Alasan Camelia Membunuh Pegawai Universitas Malahayati

Fakta-fakta itu mengarah adanya cinta segitiga antara Sofyan, Camelia, dan Dadi. Dari fakta itu sebenarnya bisa diungkapkan lebih jauh siapa yang menghamili Camelia. Namun, pemeriksaan polisi belum (atau tidak) mengarah ke sana.

Polisi sendiri masih belum terlalu yakin pada pengakuan Camelia. Selain jawaban yang kurang meyakinkan, polisi melihat ada hal yang tidak masuk akal dalam pengakuan Camelia. Misalnya terkait balok kayu dan kekuatan pukulan Camelia. Juga alasan Sofyan disemprot dengan obat serangga karena hendak memerkosanya.

Polisi masih akan melanjutkan rekonstruksi di lokasi kejadian padsa 26 September 2015 mendatang.

Zainal Asikin/Dewi Ria Angela/Mas Alina Arifin

Loading...