Beranda Pendidikan Pemerintah akan Bangun 10 Politeknik Kemaritiman

Pemerintah akan Bangun 10 Politeknik Kemaritiman

83
BERBAGI
Menristekdikti M. Nasir menyalami pimpinan Polimarin, usai memberi keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/6) siang.

TERASLAMPUNG.COM — Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) pada tahun ini telah menyiapkan 10 pendidikan vokasi atau politeknik kemaritiman. Sekolah ini ditargerkan mampu mempersiapkan sumber daya siap pakai di bidang kemaritiman, material, elektronik, pembuatan kapal, maupun pangan dan manufaktur.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden tadi, kita ingin meningkatkan pendidikan vokasi, di antaranya adalah pendidikan yang menyangkut kemaritiman,” kata Menristekdikti Mohammad Nasir kepada wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi menerima pimpinan Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/6) siang.

Menurut Menristekdikti, ke-10 politeknik akan dibuatkan sebuah pilot project agar semua lulusannya harus bisa diserap oleh pasar dengan mekanisme, yaitu lulusannya harus bersertifikasi melalui lembaga sertifikasi profesi.

Untuk lulusan Polimarin, lanjut Menristekdikti, harus memiliki sertifikasi dari International Maritime Organisation (IMO), dan untuk di bidang-bidang lain juga harus disertifikasi lembaga sertifikasi profesi di bawah Badan Standardisasi Nasional. “Hal ini penting sekali disampaikan pada media supaya nanti publik akan tahu bahwa tenaga kerja ini harus kita tingkatkan kualitas,” ujarnya.

Direktur Polimarin Sri Tutie Rahayu, M.Si mengatakan, pertemuan hari ini merupakan perintah Presiden usai kunjungan kerjanya ke Jerman beberapa waktu lalu.

“Kami siap mengembangkan pendidikan vokasi di bidang kemaritiman yang baru satu-satunya di bawah Kementerian Dikti, dan ini menjadi pendukung program Presiden mengenai poros maritim,” kata Sri.

Menurut Sri, Polimarin merupakan bentuk perwujudan Nawacita dalam memperkuat maritim Indonesia, dan melakukan kerja sama untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan di bidang maritim.

Direktur Polimarin itu juga menyampaikan, berkaitan dengan fokus Jokowi dalam memperkuat kemaritiman Indonesia, maka direncanakan Presiden akan menerima penghargaan bertepatan pada hari Maritim Sedunia pada tanggal 29 September 2016 yang dipusatkan di Turki.

“Karena Bapak Presiden memiliki komitmen mengembangkan maritim, maka kami berencana untuk memberikan penghargaan kepada beliau sebagai Bapak Maritim Indonesia,” papar Sri.

Polimarin yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah, merupakan pendidikan tinggi vokasi yang berada di bawah Kemenristekdikti, dan telah menjalin kerja sama dengan salah satu universitas di Jerman, Swedia, Korea, dan Jepang.

Saat ini Polimarin memiliki 3 program studi, yaitu Nautika, Teknika, serta Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan.

Dalam waktu dekat, Polimarin akan menambah program studi baru, meliputi Logistik, Komunikasi Maritim, Peralatan Mesin Kapal, Elektronik Magnetik dan Otomatisasi Peralatan Kapal, serta Off Shore yang berkaitan dengan pengeboran lepas pantai.

TL/Rl