Opini  

Pemerintah dan Komunikasi Pembangunan Era Digital

Diah Ayu Nabilah Karimah
Diah Ayu Nabilah Karimah
Bagikan/Suka/Tweet:

Oleh: Diah Ayu Nabilah Karimah
Mahasiswi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Lampung

Komunikasi  merupakan salah satu aspek yang tidak dapat lepas peranannya dalam kehidupan umat manusia. Komunikasi menurut Harold Lasswell, seorang ilmuwan politik terkemuka dan  pencetus teori komunikasi, merupakan proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu. Banyak jenis cabang komunikasi. Salah satunya adalah komunikasi pembangunan.

Komunikasi pembangunan dalam arti luas meliputi peran dan fungsi komunikasi sebagai suatu aktivitas pertukaran pesan secara timbal balik di antara semua pihak yang terlibat dalam usaha pembangunan; terutama antara masyarakat dengan pemerintah, sejak dari proses perencanaan, kemudian pelaksanaan, dan penilaian terhadap pembangunan. Sedangkan dalam arti sempit, komunikasi pembangunan adalah segala upaya, cara dan teknik penyampaian gagasan dan keterampilan pembangunan yang berasal dari pihak yang memprakarsai pembangunan kepada masyarakat yang menjadi sasaran, agar dapat memahami, menerima, dan berpartisipasi dalam pembangunan.

Penting bagi pemerintah untuk memikirkan strategi yang digunakan dalam komunikasi pembangunan di era digital seperti sekarang ini. Kini telah tercipta paradigma baru pada komunikasi pemerintah yang mengedepankan inovasi kreatif, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan era digital. Hal ini disebabkan pola komunikasi di era digital telah menyebabkan arus informasi mengalir dengan deras dan cepat, pola-pola komunikasi liniar mulai digantikan dengan pola-pola komunikasi simetris.

Pemanfaatan teknologi informasi komunikasi dan internet semakin mempercepat penetrasi pesan ke dalam berbagai elemen masyarakat. Pergeseran pola komunikasi di era digital telah menjadikan citizen journalism sebagai salah satu fenomena baru. Komunikasi sekarang tidak hanya two-step communication model, tetapi telah berubah menjadi multi-step communication model yang memosisikan individu menjadi kekuatan baru yang dapat mempengaruhi opini publik sehingga penyajian materi yang kaya data menjadi yang utama.

Komunikasi pembangunan merupakan salah satu strategi yang menekankan pada perlunya sosialisasi mengenai pembangunan kepada para pelaku pembangunan berupa penyebaran pesan oleh seseorang atau sekelompok pada khalayak guna mengubah sikap, pendapat, dan perilakunya dalam rangka meningkatkan kemajuan untuk mencapai tujuan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini telah masuk ke dalam kehidupan bermasyarakat, baik secara individu maupun organisasi. Tak hanya masyarakat yang terimbas perkembangan teknologi komunikasi tersebut, tetapi juga berimbas kepada pemerintahan dan dunia bisnis. Pembangunan memiliki arti meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat. Istilah pembangunan menunjukkan adanya peningkatan, kemajuan, kemandirian, dan kesadaran diri.

Pembangunan menyiratkan perubahan. Istialah pembangunan digunakan untuk menggambarkan proses transformasi sosial, ekonomi, dan politik. Sarana komunikasi pemerintah yang dulunya hanya mengandalkan media cetak dan televisi, sekarang sudah berkembang pesat melalui teknologi internet sebagai bagian dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Pembangunan tentunya memiliki tujuan untuk meningkatkan sumber pengetahuan, kesejahteraan, dan kebebasan setiap individu atau anggota pada masyarakat agar kehidupan mereka bisa hidup lebih layak dan terjamin kehidupannya menjadi lebih baik lagi.  Maka,  pentingnya sebuah komunikasi dalam pembangunan adalah suatu aktivitas atau proses komunikasi yang berisi pesan-pesan pembangunan guna untuk meningkatkan pengetahuan, kesejahteraan, dan kebebasan seseorang individu atau anggota masyarakat agar bisa hidup lebih layak secara berkesinambungan.

Komunikasi pembangunan sejatinya tidak hanya terfokus pada sektor pembangunan infrastruktur saja, tetapi  juga dapat lebih luas jangkuannya,. Yakni pada semua upaya yang digerakkan untuk peningkatan pengetahuan, kesejahteraan, dan kebebasan yang masuk dalam ranah atau ruang lingkup studi komunikasi pembangunan. Begitu luasnya cakupan atau ruang lingkup pada komunikasi pembangunan, maka ada yang beranggapan bahwa kajian komunikasi pembangunan merupakan kajian komunikasi terluas di antara, semua bentuk komunikasi yang ada.

Jika dicermati, perkembangan pola komunikasi pemerintah di era digital ini telah membawa konsekuensi baru bahwa dalam suatu organisasi atau badan pemerintahan menjadikan petugas humas tidak hanya terdiri dari satu orang, melainkan seluruh petugas atau pegawai di organisasi maupun badan pemerintahan harus dapat berperan sebagai humas bagi badan instansi tempatnya berkerja.

Transformasi komunikasi pemerintah sebagai langkah strategis dapat dilakukan dengan menata ulang rencana komunikasi strategis (strategic communication plan), sebagai peta jalan perubahan dengan pola kekinian sehingga strategi komunikasi pembangunan yang dilakukan dapat disesuaikan dengan penerima pesan.

Adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi inipun telah menjadi kebutuhan dan tantangan tersendiri bagi pemerintah. Melalui perkembangan ini sudah seharusnya pemerintah dapat mengadopsi dan berinovasi menggunakan teknologi digital dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan menyediakan media digital untuk menunjang proses pembangunan tentunya diharapkan dapat mempermudah pemerintah dalam menjangkau semua lapisan masyarakat.

Media digital yang dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintahan juga dapat dijadikan evaluasi pembangunan dengan transparan, akuntabilitas, dan partisipatif untuk kemajuan pembangunan yang lebih sejahtera, merata, dan adil. Media digital juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kerja pemerintah agar dapat lebih efektif, efisien, tepat dan cepat sasaran. Yaitu dalam melakukan pelayanan publik, menampung dan merespon aspirasi masyarakat, menyosialisasikan, melaksanakan, mempromosikan, hingga mengevaluasi program pemerintah.

Perlunya media digital pada pemerintahan dalam menunjang pemerintahan dapat dilaksanakan secara bertahap, dan mau tidak mau harus dilakukan mengadopsi teknologi dan informasi terbaru yang sangat berkembang cepat di era globalisasi. Dan sebenarnya, jika dimanfaatkan secara maksimal, media digital dapat mempermudah proses pembangunan di dalam suatu daerah maupun negara. Diharapkan kedepannya untuk semakin memaksimalkan penggunaan media digital yang ada, sehingga tujuan pembangunan suatu daerah dapat dipermudah dan tercapai sesegera mungkin.***