Pemerintah Targetkan Penambahan Daya Listrik Hingga 85 Ribu MW pada 2019

  • Bagikan
Saluran Udara Tegangan Tinggi (Ilustrasi)
Jaringan listrik (ilustrasi)

JAKARTA, Teraslampung.com — Pemerintahan Jokowi Widodo menargetkan kapasitas pembangkit listrik nasional mencapai 85.000 megawatt (MW) hingga tahun 2019 mendatang. Dengan begitu, Indonesia bisa mengatasi defisit daya listrik yang menyebabkan terjadi pemadaman listrik di hampir semua daerah di Indonesia.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman, mengatakan untuk mencapai target itu harus dibangun tambahan pembangkit sebesar 35.000 MW dari saat ini sebesar 51,9 ribu MW. Menurut Jarman, target kapasitas pembangkit listrik hingga sebesar 85.000 MW tersebut telah dimasukkan ke dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), termasuk tambahan 35.000 MW.

“Kapasitas pembangkit akan ditambah setiap tahunnya. Rata-rata ada penambahan  7.000 MW/tahun Dengan demikian, pada lima tahun mendatang bisaa terpasang 35.000 MW,” kata Jarman, Sabtu (15/11), seperti dilansir Invester Daily.

Tambahan sebanyak 35.000 MW itu, kata Jarman, sebagian akan digarap oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan sebagian ditawarkan ke swasta melalui skema produsen listrik swasta (independent power producer/IPP). Porsi swasta baru akan ditentukan setelah PLN menghitung kemampuan pendanaannya.

  • Bagikan