Pemilihan Kepala Kampung Serentak di Lamteng Ditunda

Bagikan/Suka/Tweet:

Supriyanto/Teraslampung.com

Pemilihan kepala desa serentak di Lampung Utara, November 2015 lalu (Ilustrasi)
GUNUNGSUGIH- Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menunda pelaksanaan pemilihan langsung kepala kampung (pilkakam)  secara serentak hingga Januari-Maret 2016 mendatang. Pemilihan Kepala Kampung secara serentak sebagaimana diamanat Undang-Undang (UU) No 6 tahun 2014 tentang Desa, direncanakan akan di gelar pada Desember 2015 ini.
Penundaan pemilihan kepala kampung secara serentak di Kabupaten Lampung Tengah, menurut Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah Supriyadi, bukan hanya karena berbenturan dengan pemilihan bupati, melainkan karena terlalu sempitnya waktu untuk melakukan persiapan terkait dengan penetapan peraturan daerah (Perda) tentang pemilihan Kepala kampung. 
”Pelaksanaan Pilkakam secara serentak kami undur. Kami akan melaksanakannya sekitar Januari-Maret 2016. Penundaan untuk menyiapkan pembentukan panitia maupun kesiapan anggaran pilkakam yang harus ditanggung pemerintah kampung. Karena pemerintah daerah tidak sepenuhnya menangung biaya, yang dibantu hanya anggaran untuk pengadaan surat suara, kota suara dan panitia,”kata Supriyadi, Rabu (2/12).
Terkait dengan pengesahan perda No 6 tahun 2015 tentang pemilihan Kepala Kampung, menurut Supriyadi tak perlu disosialisasi. Kerena kata dia, dengan telah diundangkan maka perda sudah berlaku sejak ditetapkan.
”Karena memang tak ada yang perlu disosialisasikan. Perda hanya mengatur tata cara pemilihan Kepala kampung sesuai Pasal 31 ayat (3) UU No.6 tahun 2014,”katanya.
Menurut supri, justru yang harus dicermati dalam perda tersebut apabila terjadi pemilihan Kepala Kampung antar waktu. Karena pemilihan langsung Kakam secara serentak sesuai UU No 6 tahun 2014  sudah jelas dalam kurun waktu 6 tahun hanya dua tahap pemilihan langsung, sedang pemilihan kakam antar waktu bisa terjadi sewaktu-waktu. 
”Perda yang mengatur pemilihan Kakam antar waktu ini yang harus difahami oleh lembaga-lembaga kampung. Pemilihan Kakam antar waktu bisa dilakukan pemilihan langsung oleh rakyat atau dipilih melalui Musyawarah Desa,”katanya.