Pemilihan Ketum PB HMI Gunakan Sistem Dua Putaran

Bagikan/Suka/Tweet:
Sisa-sisa kerusuhan Jumat (4/12/2015) dinihari dengan kursi patah-patah berserakan di lantai GOR Remaja, Pekanbaru, Riau. Foto: riauonline.co.id.

PEKANBARU, Teraslampung.com  – Tahap pemilihan Ketua Umum PB HMI periode 2015-2017 dalam Kongres HMI di Pekanbaru, Riau, dilakukan menggunakan sistem dua putaran dan berjalan secara berurutan.

Ketua Panasko, Fat Haryanto Lisda, kepada sindikasi media teraslampung.com di Riau, riauonline.co,id. mengatakan hal itu  dilakukan untuk mengerucutkan kandidat sudah ada supaya pemilihan dapat dilakukan lebih kompetitif dengan kandidat semakin sedikit.

Pada putaran pertama, kata Fat,  pemilihan dilakukan berdasarkan delegasi cabang yang ada. Sedangkan putaran kedua pemilihan berdasarkan delegasi suara peserta.

“Pada putaran pertama pasti akan ada banyak kandidat gugur karena terbatasnya cabang memberi dukungan. Setelah itu pemilihan dilakukan berdasarkan suara peserta penuh yaitu suara orang perorang,” ungkap Fat Haryanto, Sabtu (5/12/2015).

Dalam dua tahapan tersebut, jelasnya, nantinya akan terjadi proses politik dimana beberapa calon yang tak lolos akan berkoalisi dengan calon terpilih pada putaran selanjutnya.

“Akan terjadi lobi politik bagi yang kuat akan mengakomodir yang suaranya lemah,” tambah lelaki kelahiran Rokan Hulu ini.

Sementara ini, dari sumber yang tak ingin disebut identitasnya, seorang kader HMI yang berada di dalam kongres mengatakan, sudah ada proses koalisi sedang berjalan.

“Koalisi sudah mulai terbentuk di dalam. Sejauh ini ada Koalisi Arman Saputera, Harry Rizki Perdana Putera. Sedangkan Faisal Mukhlis kemungkinan akan berkoalisi dengan Mulyadi P Tamsir,” ungkapnya.