Pemilik Toko Kosmetik Tewas dengan Leher Tergorok

  • Bagikan
Tim Inafis Polres Lampung Selatan menevakuasi jenazah Hermanto alias Eman Oscar, Sabtu(23/8).Foto: Teraslampun/Iwan

Iwan J Sastra/Teraslampung.com

KALIANDA – Hermanto (21) alias Eman Oscar, warga Lingkungan Sukamandi, Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, ditemukan tewas di dalam toko parfum dan kosmetik miliknya di Jalan Serma M Tamimi Rahman, Rawa-Rawa, Kalianda, sekitar pukul 09.30 Wib Sabtu (23/8) pagi tadi.

Korban yang sehari-harinya menjual berbagai merek parfum dan
kosmetik itu menderita luka dibagian leher akibat sayatan senjata tajam.Peristiwa itu diketahui pertama kali oleh Sagap (61), orang tua korban saat hendak mengantarkan pakaian bersih milik korban yang habis dicuci.Saat melihat anaknya anak keduanya itu sudah tidak bernyawa lagi dalam keadaan posisi terlentang di atas kasur dengan leher terluka berlumuran darah, Sagap langsung menjerit histerus.

“Awalnya saya berpikir Eman sedang keluar sebentar untuk
membeli sesuatu, sebab saat saya datang mendapati pintu rolling tokonya sudah terbuka sedikit. Namun, begitu saya masuk ke dalam toko, saya lihat anak saya sudah dalam posisi terlentang berlumuran darah di lehernya.Saya pun langsung berteriak minta tolong dengan warga sekitar,” kata Sagap kepada Teraslampung.com,di kediamanya.

Sagap berharap pihak kepolisian bisa mengungkap kasus pembunuhan anaknya tersebut, dan menghukum si pelaku dengan seberat-bertanya.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Saya selaku orang tua korban berharap kepada polisi bisa secepatnya mengungkap siapa pembunuh anak saya,” ujarnya.

Wakapolres Lamsel Kompol. Ferizal. S. Ik, mendampingi Kapolres
Lamsel AKBP. Bayu Aji. S.Ik, menyebut dugaan sementara pelaku merupakan teman korban. Indikasinya, kata Kapolres, hasil dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ditemukan adanya barang-barang milik korban yang hilang.

“Kami belum bisa memberikan penjelasan secara detail, sebab kasus ini masih akan dilakukan pengembangan lebih lanjut. Yang jelas hasil dari olah TKP, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda tidakan pencurian. Semua barang-barang milik korban masih dalam keadaan utuh. Dugaan sementara, pelakukanya adalah orang yang kenal dekat dengan si korban,” tandasnya.

  • Bagikan