Beranda News Pemilu 2019 Pemilu 2019, Bawaslu Temukan 199 Bacaleg Mantan Napi Korupsi

Pemilu 2019, Bawaslu Temukan 199 Bacaleg Mantan Napi Korupsi

636
BERBAGI
Ilustrasi Pemilu 2019

TERASLAMPUNG.COM — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menemukan 199 bakal calon legislatif (bacaleg) mantan narapidana korupsi yang mendaftar untuk Pemilu Legislatif 2019. Temuan itu tersebar untuk bacaleg DPR provinsi, DPRD Kabupaten, dan Kota.

Dari 199 nama itu, empat di antaranya adalah bakal caleg dari Lampung. Yaitu Al Hajar Syahyan (bacaleg Kabupaten Tanggamus dari Gerindra), Haji Koiri (bacaleg di Tulangbawang Barat, PPP), Sukono (bacaleg di Lampung Barat, Partai Demokrat), dan Rusli Isa (bacaleg di Lampung Selatan, Partai Perindo).

Menurut anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin, jumlah bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD provinsi yang pernah menjadi terpidana kasus korupsi di provinsi sebanyak 30 bacaleg, DPRD kabupaten 148 bacaleg, dan untuk DPRD  kota ada 21 bacaleg.

Bawaslu melansir,penemuan sejumlah bacaleg tersebut telah berdasarkan penelusuran hasil pengawasan.

Berdasarkan data Bawaslu RI, bacaleg mantan narapidana korupsi di DPR Provinsi ditemukan di Riau, Banten, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur (2 orang), di DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Utara (1 orang). Di Jambi (9 orang), di Bengkulu (4 orang), di Sulawesi Tenggara dan Kepulauan Riau (3 orang).

Untuk bacaleg DPRD Kabupaten, bacaleg mantan narapidana korupsi ditemukan di Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Banggai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Kampar, Kabupaten Karawang, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Sumba Barat Daya, Sumbawa dan Rokan (2 orang).

Bacaleg DPRD di Kabupaten Seruyan, Kabupaten Alor, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Natuna, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara masing-masing 3 orang.

Selanjutnya di Kabupaten Buol dan Kabupaten Katingan (6 orang), di Kabupaten Kapuas (5 orang), di Kabupaten Belitung dan Kabupaten Trenggale (4 orang), di Kabupaten Kutai Kartanegara (4 orang), dan di 63 Kabupaten lainnya yang terdapat satu bakal calon legislatif mantan narapidana korupsi.

Untuk DPRD Kota, bacaleg mantan napi korupsi ditemukan di Kota Madiun, Kota Sabang, Kota Tual, Kota Manado, Kota Pramulih dan Kota Tebing Tinggi (1 orang). Di Kota Lamongan (4 orang), di Kota Pagar Alam (3 orang), di Kota Cilegon, Kota Gorontalo, Kota Kupang dan Kota Sukabumi (2 orang).

Loading...