Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Pemkab-DPRD Lampura Sepakat Kembalikan Jabatan 17 Petinggi RSUD Ryacudu

Pemkab-DPRD Lampura Sepakat Kembalikan Jabatan 17 Petinggi RSUD Ryacudu

332
BERBAGI
Sekkab Lampura, Sofyan didampingi Plt Direktur RSUR Kotabumi, Syah Indra Husada Lubis, memberikan keterangan kepada para wartawan tentang pengembalian jabatan 17 petinggi RSUD Ryacudu Kotabumi, Senin, 7 Januari 2019.
Sekkab Lampura, Sofyan didampingi Plt Direktur RSUR Kotabumi, Syah Indra Husada Lubis, memberikan keterangan kepada para wartawan tentang pengembalian jabatan 17 petinggi RSUD Ryacudu Kotabumi, Senin, 7 Januari 2019.

Feaby Handana|Teraslampung.com

Kotabumi — Pemkab ‎dan DPRD Lampung Utara sepakat untuk segera mengembalikan ke-17 pejabat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi ke posisinya semula. Kendati demikian, pengembalian jabatan ini berlaku hanya bagi para pejabat yang kinerjanya memang bagus.

“Hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) hari ‎ini, disarankan untuk mengembalikan ke-17 orang itu ke posisinya semula sepanjang kinerjanya memang bagus,” kata Pelaksana Harian Sekretaris Kabupaten Lampung Utara, Sofyan usai RDP di gedung legislatif, Senin (7/1/2019).

BACA: 17 Pejabat Dicopot, Plt Direktur RSUD Ryacudu Dinilai Sewenang-wenang

Pengembalian posisi ke-17 orang ini, menurut Sofyan, tetap mengacu pada mekanisme yang ada. Jika memang hasil pengkajian kinerja mereka tak layak untuk dipertahankan maka yang bersangkutan harus legowo menerima kondisi tersebut.

“Jika memang enggak bagus, yang kita harus legowo menerima keputusan itu,” terangnya.

Adapun pelbagai tuntutan yang disuarakan karyawan RSUR seperti besaran jasa pelayanan, dan status kejelasan tenaga kerja sukarela, Sofyan mengatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk merealisasikan tuntutan tersebut.

“Apa yang diinginkan akan diupayakan semaksimal mungkin. Meski begitu, komunikasi yang intenseif harus tetap dikedepankan agar persoalan ini tidak lagi terulang,” ‎tutur dia.

BACA: Ikut Demo, 17 Pejabat RSU Ryacudu Kotabumi Dicopot

Di tempat sama, Kepala Dinas Kesehatan Lampura, Maya Metissa menuturkan, kedua pihak yang bersengketa (karyawan dan pimpinan RSUR) sepakat untuk berdamai. Akan ada pengembalian jabatan bagi mereka yang benar – benar memiliki rekam jejak kerja yang baik.

“Untuk tuntutan ganti direktur, hal itu tidak semudah membalikan telapak tangan. Karena posisi itu harus dijabat oleh seorang dokter,” ‎katanya.

BACA JUGA: Tuntut Direktur Diganti, Ratusan Karyawan RSU Ryacudu Kembali Berunjuk Rasa

Loading...