Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Pemkab Lampung Utara Akhirnya Meralat Hasil Seleksi Lelang Jabatan

Pemkab Lampung Utara Akhirnya Meralat Hasil Seleksi Lelang Jabatan

394
BERBAGI
Kantor Pemkab Lampung Utara (Foto: © Teraslampung.com)
Kantor Pemkab Lampung Utara (Foto: © Teraslampung.com)

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–Setelah lebih dari sepekan menjadi isu panas, panitia seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Lampung Utara akhirnya ‎meralat pengumuman hasil seleksi administrasi JPTP-nya pada Jumat (15/5/2020).

Ralat pengumuman hasil seleksi administrasi dalam seleksi terbuka JPTP Lampung Utara ini dituangkan dalam surat keputusan dengan nomor 800/16/PANSEL JPT-LU/2020 tentang ‎hasil seleksi administrasi terbuka pengisian JPTP ‎tertanggal 14 Mei 2020.

Panitia seleksi JPTP menerapkan dua standar dalam ralat pengumuman peringkat tersebut. Standar pertama menerapkan sistem abjad bagi peserta yang memiliki nilai sama. Yang kedua menggunakan sistem nilai.‎

Meski dari luar niatnya terlihat bagus, namun perubahan hasil seleksi adminstrasi JPTP ini malah membuat persoalan semakin runyam. Alasannya, perubahan ini makin menguatkan dugaan publik adanya kecurangan yang terstruktur di balik seleksi yang disebut – sebut digelar secara terbuka itu.

Publik yang awalnya hanya berspekulasi saja jika seleksi JPTP ini hanya formalitas belaka untuk meloloskan calon ‘pengantin’ yang telah dipersiapkan di tiap posisinya, kini kian meyakini jika memang spekulasi itu mendekati kebenaran.

Dari sebelas jabatan yang diperebutkan oleh ‎51 peserta seleksi, perubahan hasil seleksi jabatan Sekretaris Daerah yang paling disorot. Mengingat, terdapat salah seorang calon yang sempat digembar-gemborkan akan menempati posisi Sekda.

Dalam pengumuman untuk JPTP Sekda, Pansel menerapkan sistem abjad. Alhasil, nama Ahmad Hariyanto melejit ke peringkat I setelah sebelumnya hanya menempati peringkat kedua di bawah Lekok. Lekok sendiri terpental ke urutan keempat di bawah Dina Prawitarini dan Elsafri Fahrizal.

Perubahan peringkat menggunakan sistem abjad juga terjadi pada jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Untuk posisi jabatan Kepala Bappeda, Ibrodi Wilson menempati urutan pertama. Sebelumnya ia berada persis di bawah Suwisno yang berada di posisi pertama. Suwisno sendiri terpental di urutan kedua.

Adapun untuk posisi jabatan Kepala Dinas Kominfo, nama Ahmad Heriyanto kembali melejit ke urutan pertama setelah sebelumnya hanya satu tingkat di bawah Subandri Bachri di urutan pertama. Untuk posisi pertama dalam hasil seleksi JPTP Kepala Dinas Lingkungan Hidup ditempati oleh Ahmad Alamsyah menggeser Huzaini dari urutan pertama. Huzaini sendiri turun ke peringkat kedua.

Sementara untuk jabatan Kepala Dinas yang mengalami perubahan peringkat akibat sistem nilai hanya untuk jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Fadly Achmad yang awalnya duduk di peringkat pertama harus terpental ke urutan kedua. Posisinya digantikan oleh Suwisno yang sebelumnya menempati posisi paling buncit (peringkat empat).

Loading...