Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Pemkab Lampung Utara Targetkan Produksi Gabah Naik Jadi 267 Ton

Pemkab Lampung Utara Targetkan Produksi Gabah Naik Jadi 267 Ton

305
BERBAGI
Bupati Agung Ilmu Mangkunegara menaiki mesin Rice Transplanter didampingi Kepala Dinas Pertanian Lampung Utara, Sofyan (batik) tanda dimulainya gerakan menanam padi serentak di Desa Bandar Sakti, Abung Surakarta, Jumat (15/1) pagi.

Feaby/Teraslampung.com

KOTABUMI–Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Lampung Utara menargetkan produksi Gabah Kering Giling (GKG) di wilayahnya meningkat dari 203 ribu ton menjadi 267 ribu ton pada tahun 2016 ini.

“Dari total 51 ribu hektar sawah yang tersebar di Lampung Utara, kami targetkan capaian GKG naik dari 203 ribu menjadi 267 ribu ton di tahun ini,” papar Kepala Distanak, Sofyan, Minggu (17/1).

Target 267 ribu ton GKG ini, kata Sofyan lagi, akan diupayakan terpenuhi pada dua musim tanam yakni Oktober – Maret dan April – September.

Menurut Sofyan, target yang dicanangkan ini semata – mata untuk mendukung program swasembada pangan nasional khususnya program swasembada pangan Provinsi Lampung. Pada tahun 2017 mendatang, Provinsi Lampung menargetkan produksi GKG meningkat dari 3,3 juta ton menjadi 4,3 juta ton atau naik 1 juta ton.

“Target kenaikan 1 juta ton GKG dalam program swasembada Provinsi Lampung pada tahun 2017 itu dibagi ke seluruh Kabupaten/Kota di Lampung. Lampung Utara ‘kebagian’ target 267 ribu ton tahun ini,” katanya.

Untuk  merealisasikan target tersebut, kata Sofyan, pihaknya telah memulai Gerakan Penanaman Padi serentak di Desa Bandar Sakti, Abung Surakarta pada Jumat pekan lalu. Pembukaan kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Ketua Tim Upaya Khusus Jagung, Padi dan Kedelai, Kuswan yang mewakili Direktorat Jenderal Holtikultura Kementerian Pertanian ditandai dengan penanaman padi oleh Bupati Agung Ilmu Mangkunegara dengan menggunakan Rice Transplanter (mesin tanam padi).

“Gerakan penanaman padi serentak ini merupakan salah satu upaya untuk percepatan tanam dan memotivasi petani agar dapat melaksanakan tanam padi serentak di sawahnya masing – masing serta sebagai ajang silahturahmi,” tutur dia.

Selain itu, Sofyan kembali mengatakan, untuk merealisasikan target itu, Pemkab Lampung Utara juga menyalurkan berbagai bantuan kepada para petani seperti yang diberikan di Desa Bandar Sakti tersebut.

Adapun berbagai bantuan yang diserahkan oleh Bupati Agung Ilmu Mangkunegara itu yakni 60 unit pompa air 2 inc/60 Poktan (Kelompok tani), bibit nangka mini 100 batang, 6 unit handtraktor/6 poktan, bantuan benih padi hibrida untuk luasan 1000 hektar bagi lima Kecamatan, benih padi non hibrida untuk 6 ribu hektar bagi 20 Kecamatan, jagung hibrida/7 ribu hektar bagi 22 Kecamatan.

“Seluruh bantuan yang diberikan itu hendaknya dirawat atau dipelihara dengan baik sehingga produksi pertanian dapat lebih meningkat. Dengan demikian, Lampung Utara akan mampu mendukung program pemerintah dan Provinsi Lampung,” kata dia.