Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Pemkab Lampung Utara Tunda Keberangkatan 50 Jamaah Umrah

Pemkab Lampung Utara Tunda Keberangkatan 50 Jamaah Umrah

229
BERBAGI
Jutaan jamaah umrah padati sekitar Kakbah pada untuk menjalankan ibadah umrah pada bulan Ramadan 14338 H (Foto: Gunawan Handoko)

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Pemkab Lampung Utara akan menunda keberangkatan lima puluh peserta umrah yang akan mereka berangkatkan pada tahun 2020 ini. Program umrah ini merupakan salah satu program keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh Pemkab Lampung Utara.

Pada 27 Februari lalu, Pemerintah Arab Saudi mengumumkan penangguhan sementara akses masuk warga asing baik untuk tujuan umrah maupun ziarah. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona (COVID-19) di Arab Saudi.

“Kalau memang penundaan i‎tu masih terus berlangsung hingga April mendatang maka perjalanan umrah terpaksa kami tunda,” jelas Penjabat Sekretaris Kabupaten Lampung Utara, Sofyan, Selasa (3/3/2020).

Berdasarkan rencana, program umrah dari Pemkab Lampung Utara akan dilaksanakan pada April mendatang. Total peserta umrahnya berjumlah lima puluh orang.

“Rencananya memang bulan April, tapi semua tergantung kesiapan anggaran juga,” katanya.

Merebaknya wabah virus corona (COVID-19) di sejumlah negara membuat Pemerintah Arab Saudi terpaksa mengambil pelbagai kebijakan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, di antaranya ;

1. Penangguhan sementara akses masuk warga asing ke wilayah Arab Saudi, baik untuk tujuan umrah dan ziarah, termasuk Kawasan Masjid Nabawi di Madinah.

2. Menunda masuknya turis asing ke Arab Saudi yang berasal dari negara-negara dengan kasus virus corona (COVID-19) yang oleh Otoritas Kesehatan Arab Saudi dinilai berbahaya.

3. Arab Saudi juga menangguhkan penggunaan kartu identitas nasional oleh warga negara Saudi dan warga negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) untuk melakukan perjalanan dari dan ke Arab Saudi. Pengecualian dikhususkan bagi warga Saudi yang berada di luar negeri dan ingin kembali ke negaranya serta warga negara GCC yang saat ini berada di Arab Saudi yang ingin pulang ke negaranya.

4. Sebagai tindakan pencegahan, Pemerintah Arab Saudi memberlakukan sistem verifikasi terhadap para pemegang ID Nasional Arab Saudi di pintu perlintasan (enty), berdasarkan arah (negara) kedatangan mereka sebelum memasuki Wilayah Arab Saudi, serta memberlakukan prosedur pemeriksaan kesehatan terhadap mereka.

5. Pemerintah Arab Saudi menegaskan, prosedur tersebut hanya bersifat sementara dan akan terus dievaluasi oleh pihak berwenang. Ketentuan ini mulai berlaku Kamis, 27 Februari 2020.

Loading...