Pemkab Lampura-TNI-Polri Deklarasikan Netralitas pada Pilkada Serentak 2018

Plt Bupati Sri Widodo (tengah) berpose bersama Kapolres AKBP Eka Mulyana, dan Komandan Kodim 0412 Letkol. R.D. Bachtiar K.
Bagikan/Suka/Tweet:

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Pemkab Lampung Utara bersama TNI dan Polri menandatangani deklarasi netralitas pada Pilkada serentak tahun 2018 di halaman kantor Pemkab, Senin (26/2/2018).

“ASN (Aparatur Sipil Negara), Polri dan TNI harus dapat menjaga netralitas dan profesionalisme dalam tiap pelaksanaan Pilkada,” terang Pelaksana Tugas Bupati, Sri Widodo.

Menurut Sri Widodo, asas netralitas ini harus selalu dijunjung tinggi oleh tiap ASN, TNI/Polri supaya bebas dari keberpihakan dan pengaruh dari pihak manapun. Dengan demikian, suasana yang kondusif akan tetap terjaga saat perhelatan Pilkada berlangsung.

“ASN enggak boleh berpihak dan harus terbebas dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun,” kata dia.

Sementara itu, Kapolres Lampung Utara, AKBP Eka Mulyana mengatakan, setiap ASN, TNI/Polri dilarang untuk memihak kepada salah satu pasangan calon peserta Pilkada. Tujuannya supaya nama baik institusi tempat mereka bekerja tidak tercoreng.

“TNI/Polri, dan ASN wajib netral dan menjaga nama baik institusinya masing – masing,” tegasnya.

Ia juga kembali menandaskan akan menindak tegas setiap anggotanya bilamana terbukti terlibat dalam politik praktis pada pelaksanaan Pilkada. Sanksi tegas itu berupa pencopotan jabatan, dan menggelar sidang disiplin.

“Bagi anggota Polri yang terbukti terlibat politik praktis akan diberi sanksi tegas,” kata dia.
Penandatanganan deklarasi netralitas ini dilakukan oleh Plt. Bupati Sri Widodo, Kapolres AKBP Eka Mulyana, dan Komandan Kodim 0412 Letkol. R.D. Bachtiar K.