Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan Pemkab Lamsel Ajak Semua Elemen Antisipasi Masuknya ISIS

Pemkab Lamsel Ajak Semua Elemen Antisipasi Masuknya ISIS

215
BERBAGI

Iwan J Sastra/Teraslampung.com


    

KALIANDA – Guna mengantisipasi masuknya paham radikal Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) di wilayah Lampung Selatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel, menggelar tatap muka dengan para Ketua Forum Komunikasi antar Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), FKDM, Kepala KUA dan Kepala Dinas/Instansi dilingkungan Pemkab Lamsel, bertempat di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lamsel, Kamis (4/9).
   
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, para Assisten Bupati dilingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Lamsel, Komandan Kodim 0421 Lamsel Letkol (Inf) Efran Gunawan dan Kapolres Lamsel AKBP. Bayu Aji, S.Ik, M.Hum.
   
Bupati Lamsel H. Rycko Menoza SZP dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamsel Ir. Sutono, MM mengatakan, pemerintah daerah menyambut positif dilaksanakannya kegiatan tatap muka ini, dalam rangka koordinasi dan sosialiasi terkait dengan langkah-langkah pencegahan faham dan idiologi Islamic State Of Iraq and Syiria diwilayah Kabupaten Lampung Selatan.
   
Menurut Sutono, kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai langkah strategis dalam upaya mencegah masuknya faham dan idiologi ISIS di Kabupaten Lamsel. Sebab katanya, tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh organisasi ISIS yang telah mendapat kecaman dari seluruh dunia, itu tidak dibenarkan.
   
“Kekerasan dan kejahatan terorisme yang terjadi saat ini menjadi permasalahan yang harus ditangani secara cepat, tepat dan berkesinambungan. Karena hal tersebut, akan berpengaruh terhadap rencana-rencana pembangunan yang akan dilaksankan oleh pemerintah dalam upaya menciptakan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
   
Sutono mengungkapkan, kelompok teroris radikal seperti ISIS, nampaknya secara  terus menerus aktif melakukan perekrutan terhadap generasi muda, untuk dijadikan sebagai alat dalam melaksanakan aksi-aksi terorisme seperti berkamuflase, kegiatan yang mengandung unsur keagamaan, dan lain sebagainya.
 
 Menurut Sutono, untuk mencegah masuknya faham ideologi ISIS di kalangan masyarakat Lamsel, diperlukan adanya penanganan secara preventif, tersistem, dan konfrehensif.
   
“Kami atas nama Pemkab Lamsel, berharap agar koordinasi dan kerjasama secara optimal dari masing-masing unsur pimpinan daerah, baik ditingkat desa/kelurahan, kecamatan maupun kabupaten dapat terus ditingkatkan. Terlebih lagi para generasi muda agar dapat semaksimal mungkin dapat mengantisipasi dalam mencegah berkembangnya paham dan ideologi ISIS di Lampung Selatan,” kata dia.
  
Selain itu, diharapkan seluruh aparat TNI-POLRI dan masyarakat tetap proaktif dalam mencegah penyebarluasan paham dan ideologi ISIS yang mulai merebak ke berbagai daerah di Indonesia.

Loading...