Pemkab Lamsel Minta PNS Siapkan Diri Hadapi AEC 2015

  • Bagikan
Iwan J
Sastra/Teraslampung.com

   

Ir. Sutono,M.M. 

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan,
meminta kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kabupaten setempat, agar
dapat menyiapkan diri untuk menghadapi perdagangan bebas atau Asean Economic
Community (AEC) ditahun 2015 mendatang.
   

Pasalnya, dengan diberlakukannya pasar bebas tersebut, sudah
pasti akan membuat persaingan disegala bidang semakin ketat.
   
“Mau tidak mau, suka tidak suka, masyarakat Lampung
Selatan khususnya kalangan PNS harus siap berbenah untuk menghadapi persaingan
pasar bebas Asean tersebut. Karena kalau tidak, pasti akan tertinggal dengan
masyarakat dari negara Asean lainnya,” Ujar Sekretaris Kabupaten (Sekkab)
Lampung Selatan Ir. Sutono, M.M. kepada Teraslampung.com,  Minggu (19/10) siang. 
   
Sutono menuturkan, sosialisasi tentang persiapan diri dalam
menghadapi persaingan pasar bebas Asean 2015 kepada para pegawai negeri sipil,
dinilai cukup bermakna dan penting, sebab selama ini forum-forum yang membahas
tentang pasar bebas cenderung lebih banyak berbicara soal sisi persaingan
perdagangan dan jasa saja.
   
“Jika kita amati, tidak banyak yang mengangkat tema
kesiapan diri menghadapi pasar bebas ini dari sisi sosial budaya, khususnya
yang menyangkut soal peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia
(SDM) yang dimiliki,” tuturnya.
   
 Oleh karena itu,
lanjut Sutono, ketika AEC 2015 diberlakukan, maka para PNS akan dihadapkan
dengan persoalan yang menyangkut tentang program pengembangan sumber daya
manusia sebagai penerus dan penggerak pembangunan dalam era pasar bebas Asean
di kabupaten Lamsel.
   
 “Artinya, PNS di
Lampung Selatan harus bisa memuculkan ide-ide kreatif untuk
ditularkan kepada masyarakat, agar masyarakat bisa lebih siap dalam menyongsong
era ASEAN Ekonomic Community 2015,” ungkapnya.
   
Menurut Sutono, untuk menghadap era ASEAN Community tersebut,
semua pihak tentunya harus mampu mempersiapakan diri, karena bila tidak siap
untuk bersaing, tentunya akan ketiggalan jauh.
   

“Tentunya diera
ini (Pasar Bebas Asean, red), semua produk akan masuk dari luar, dan bila kita
(Lamsel, red) kalah bersaing tentunya produk UMKM yang dimiliki akan sulit
untuk dipasarkan. Oleh sebab itu, untuk menghadapi era perdagangan bebas ini
yang harus dipersiapakan adalah peningkatan daya saing dan SDM-nya,”
katanya.
  • Bagikan