Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Pemkab tak Kunjung Bergerak, Warga Gapura Kotabumi Perbaiki Jalan secara Swadaya

Pemkab tak Kunjung Bergerak, Warga Gapura Kotabumi Perbaiki Jalan secara Swadaya

445
BERBAGI
Perbaikan Jalan atau Gang Sidorejo yang dilakukan warga RT II/LK IV, Kotabumi, Miinggu pagi (9/4/2017).

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Gerah dengan kondisi jalan yang sudah lama rusak dan kunjung diperbaiki oleh Pemkab Lampung Utara,  warga RT II/LK IV, Gapura, Kotabumi, Lampung Utara memperbaiki sendiri jalan mereka secara gotong royong, Minggu (9/4/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.

‎”Kami terpaksa memperbaiki jalan ini secara swadaya karena jalan atau gang Sidorejo ini kondisinya sangat parah,” kata Ketua RT II, Indra Kesuma di lokasi.

Menurut Indra, warga terpaksa berinisiatif memperbaiki jalan secara swadaya karena telah lelah menunggu perbaikan dari Pemkab yang hingga kini tak kunjung dilakukan.

Secara swadaya warga memperbaiki sejumlah titik yang rusak pada jalan itu dengan menggunakan semen hasil sumbangan – sumbangan warga.

“Dari total panjang 250 meter, sekitar 25 meter yang kami perbaiki dengan menggunakan semen yang dibeli dari hasil sumbangan – sumbangan warga,” terus Indra lagi.

‎Menurut Indra, jalan atau gang Sidorejo ini ‎terakhir kali diperbaiki pada tahun 2011 silam. Dana perbaikannya pun bukan bersumber dari Pemkab Lampung Utara melainkan menggunakan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Lantaran lama tidak diperbaiki, kerusakan pun kian parah.

Baik Indra maupun warganya mengaku tak‎ habis pikir mengapa jalan atau gang mereka yang rusak parah sepertinya luput dari pantauan Pemkab. Padahal, jalan mereka itu termasuk berada di jantung kota atau hanya berjarak sekitar 2 kilometer saja dari Kantor Pemkab Lampura.

‎”Daerah kami ini kan termasuk di jantung kota, masa iya, di kota masih ada jalan rusak seperti ini,” sindir dia.

Indra berharap, perbaikan jalan secara swadaya yang mereka lakukan kali ini dapat sedikit membuka mata para pejabat dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum. Karena, kerap memberikan ‘angin surga’ dengan melakukan pengukuran jalan namun perbaikannya tak pernah dilakukan hingga kini.

“Kalau memang enggak mau diperbaiki, mbok ya, jangan beri kami harapan palsu dengan ngukur – ngukur seperti itu. Meski begitu, kami masih berharap Pemkab mau memperbaiki jalan kami ini,” harapnya.