Beranda News Bandarlampung Pemkot Bandarlampung Berencana Hapus Jamkeskot

Pemkot Bandarlampung Berencana Hapus Jamkeskot

464
BERBAGI
Plt Walikota Bandarlampung Yusuf Kohar menjelaskan soal rencana penghapusan Jamkeskot, Senin (17/4/2018).
Plt Walikota Bandarlampung Yusuf Kohar menjelaskan soal rencana penghapusan Jamkeskot, Senin (17/4/2018).

Dandy Ibrahim| Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Kota Bandarlampung berencana menghapus Jaminan Kesehatan Kota (Jamkeskot). Menurut Plt Walikota Bandarlampung Yusuf Kohar,penghapusan Jamkeskot sangat wajar karena biaya yang harus di keluarkan oleh Pemkot Bandarlampung yang mencapai Rp50 sampai 60 miliar tiap tahunnya.

“Jika Jamkeskot diubah dananya disertakan dalam program BPJS nilainya jauh lebih rendah. Kita ini bayarnya terlalu tinggi 50 sampai 60 milyar pertahun. Nah, kalo itu kita ubah risk managemennya ke BPJS saya yakin kita bisa menghemat puluhan milyar,” jelas Yusuf Kohar, usai memimpin rapat evaluasi PAD triwulan pertama pagi tadi (17/4) di ruang rapat walikota.

Estimasinya dana 50 sampai 60 milyar digunakan untuk membayar sekitar 50 ribu orang sakit warga Bandarlampung. Jika menggunkan BPJS tinggal menghitung 50 ribu dikalikan Rp.23 ribu kemudian dikalikan dua belas saja.

“BPJS itu kan wajib sejak 2009 kemudian warga juga diuntungkan. Kalau menggunakan Jamkeskot cuci darah hanya sekali, sementara BPJS bisa berkali – kali,” kata Yusuf Kohar.

Loading...