Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Pemkot Bandarlampung Berikan Santunan kepada Ahli Waris Anggota PPS

Pemkot Bandarlampung Berikan Santunan kepada Ahli Waris Anggota PPS

252
BERBAGI
Walikota Herman HN menyerahkan santunan kepada ahli waris petugas PPS yang meninggal dunia, di ruang rapat Walikota Bandarlampung, Jumat (3/5/2019).
Walikota Herman HN menyerahkan santunan kepada ahli waris petugas PPS yang meninggal dunia, di ruang rapat Walikota Bandarlampung, Jumat (3/5/2019).

TERASLAMPUNG.COM — Pemerintah Kota Bandarlampung memberikan santunan senilai Rp25 juta per orang kepada tiga orang ahli waris anggota panitia pemungutan suara (PPS) yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pada Pemilu serentak 2019.

Penyerahan kepada ahli waris itu diserahkan langsung oleh Walikota Herman HN kepada Soraya, istri  almarhum Bambang Wijayanto; Suprapto, adik dari almarhum Sukarman; dan Alimin, suami almarhumah Yulika, di ruang rapat Walikota Bandarlampung, Jumat (3/5/2019).

Kepada keluarga yang terkena musibah Herman HN menyampaikan turut bela sungkawa serta berharap bantuan dari Pemkot Bandarlampung itu bisa sedikit membantu meringankan beban.

“Saya selaku walikota turut berbelasungkawa kepada almarhum dan almarhumah yang meninggal dunia saat menjalankan tugas negara.Semoga bantuan ini dapat membantu meringkan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Salah seorang ahli waris Soraya (52), istri almarhum Bambang Wijayanto (60), usai menerima santunan berupa tabungan Bank Lampung mengatakan bahwa almarhum suaminya bertugas sebagai PPS di TPS 27 Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu.TPS 27 itu berlokasi di SDN 2 Sepang Jaya.

“Suami saya punya sakit jantung, sudah ring tujuh,” katanya.

Ibu dua anak itu mengungkapkjan suaminya baru empat bulan pensiun dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung. Menurutnya, selama ini suaminya sudah terbiasa menjadi petugas pemilu.

“Sejak muda beliau biasa menjadi PPS. Kejadian meninggalnya beliau pada tanggal 18 April 2019 saat akan beberes tempat bekas TPS serta hari itu katanya akan terima honor,” kata perempuan yang juga bekerja di BPTP Lampung itu.

Soraya menilai bantua dair Pemkot Bandarlampug  sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada kekuarganya serta penghargaan atas kerja suaminya.

“Saya mengucapkan terimakasih atas bantuan pemkot ini dan ini kami nilai sebagai bentuk penghargaan kepada tugas almarhum sebagai PPS,” jelasnya

Pada bagian lain Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandarlampung Trisno Adreas mengungkapkan dana santunan itu diambil dari APBD pos bantuan osial.

“Anggaran untuk dana santunan senilai Rp. 75 juta itu diambil dari pos bantuan dan hari Senin sudah bisa dicairkan oleh keluarga musibah,” jelasnya.

Dandy Ibrahim

Loading...