Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Pemkot Bandarlampung Tambah 5 Mobil Damkar dan 6 Truk Sampah

Pemkot Bandarlampung Tambah 5 Mobil Damkar dan 6 Truk Sampah

401
BERBAGI
Walikota Herman HN bersama jajaran BPPD Kota Bandarlampung.
Walikota Herman HN bersama jajaran BPPD Kota Bandarlampung.

Dandy Ibrahim | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Pemkot Bandarlampung menambah lima unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan enam truk pengangkut sampah. Armada baru itu diharapkan bisa mendukung kesigapan petugas damkar dalam mengatasi masalah kebakaran dan masalah kebersihan di Kota Bandarlampung.

“Total mobil damkar yang stand by sebanyak dua belas unit kondisi baru semua tapi ada yang kita perbaiki-perbaiki. Mudah-mudahan sampai 2020 sekitar 15 unit yang siap, di luar mobil-mobil yang suply,” kata Herman HN, saat mengecek armada baru itu, di halaman kantor Pemkot Bandarlampung, Rabu, 4 Desember 2019.

Dengan bertambahnya unit damkar yang dimiliki Pemkot Bandarlampung, Walikota Herman HN memastikan dapat mengatasi musibah kebakaran di seluruh kecamatan di Bandarlampung.

“Ya bisa. Contohnya, kecamatan kecil misalnya Kemiling. Kan bisa Langkapura saja. Intinya, bagaimana kita cepat menangani masyarakat yang terkena musibah,” katanya.

Dengan penambahan truk sampah baru sebanyak enam unit, armada truk sampah yang dimiliki Pemkot Bandarlampung menjadi 105 unit.

“Harapan saya dengan bertambahnya armada baru ini yang rata-rata dapat menampung 9 sampai 10 ton, sampah lebih cepat terangkut,” ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kota Bandar Lampung, Syamsul menjelaskan anggaran pengadaan damkar baru sebanyak lima unit itu sebesar Rp6,3 miliar.

“Jumlah damkar keseluruhan 13 unit, tetapi yang selalu siap (standby) sebanyak 12 unit dan satu unit masih perbaikan di Jakarta,” jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung, Sahriwansah, mengatakan pembelian enam unit truk sampah itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD.

“Untuk truk sampah type 125 PS seharga Rp428 juta dan type 110 PS senilai Rp380 juta dananya dari DAK dan APBD,” katanya.

Sahriwansah berharap dengan bertambahnya unit truk sampah seluruh sampah di wilayah Kota Bandarlampung akan cepat terangkut.

“Pada kesempatan ini saya mengimbau, kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah lagi di sungai karena itu akan berdampak pencemaran,” katanya.

Loading...