Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Pemkot Bandarlampung Validasi Data Wajib Pajak Bumi dan Bangunan

Pemkot Bandarlampung Validasi Data Wajib Pajak Bumi dan Bangunan

400
BERBAGI
Sekda Kota Bandarlampung, Badri Tamam

TERASLAMPUNG.COM — Pemkot Bandarlampung melakukan validasi data-data wajib Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di tahun 2019 guna menghindari data ganda.

“Kami rapat konsolidasi terkait dengan penetapan data SPPT wajib pajak PBB dengan para camat agar tahun ini (2019) tidak ada lagi yang salah nama atau salah ukuran,” jelas Sekda Badri Tamam usai memimpin rapat tersebut (7/2) di ruang rapat walikota.

Rapat konsolidasi itu menurut Badri Tamam dilakukan sebelum pemkot melakukan pencetakan secara masal SPPT PBB.

“Untuk itu kami kumpulkan para camat melihat akurasi kebenaran data-data yang ada validasinya sehingga nanti setelah dilakukan pencetakan secara masal sudah tidak ada lagi kesalahan,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan target pemasukan PBB tahun 2019 sebesar Rp.145 milyar. Sedangkan pencapaian tahun 2018 hanya 60 persen dari target yang di tetapkan.

“PBB merupakan sumber pendapatan yang cukup besar, tahun 2019 kami menargetkan pendapatan dari PBB sebesar Rp.145 milyar sedangkan tahun 2018 realisasinya hanya 60 persen dari target,” ujar Sekda Badri Tamam.

Sementara itu, mantan camat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, untuk mencapai target 70 persen dari yang ditetapkan sangat sulit karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk membayar PBB.

“Saya waktu jadi camat paling 60 persen realisasi PBBnya, untuk lebih dari situ sulit karena kesadaran masyarakatnya masih kurang,” ujarnya kepada teraslampung.com

Untuk mensiasati masyarakat agar melunasi PBB nya dia melakukan upaya setiap warga yang ingin mengurus surat-surat di kecamatannya diminta untuk lunas PBB.

“Saya minta sama warga kalau mereka mau ngurus apa-apa di kecamatan saya minta mereka melampirkan tanda lunas PBB. Kalau sudah begitu baru tuh warga mau bayar,” ungkapnya.

Dandy Ibrahim

Loading...