Beranda News Nusantara Pemkot Yogya Segera Bayarkan Jaminan Hidup Lansia

Pemkot Yogya Segera Bayarkan Jaminan Hidup Lansia

99
BERBAGI
Kantor Pemkot Yogyakarta (foto: Joss.co.id)

TERASLAMPUNG.COM — Pemerintah Kota Yogyakarta tahun ini kembali menggulirkan jaminan hidup (jadup) bagi warga lanjut usia (lansia). Jadup diberikan tiap bulan dalam satu tahun namun pembayarannya dilakukan dalam dua tahap.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Yogya Irianto Edy Purnomo, mengungkapkan tahap pertama akan dicairkan pada periode Maret atau April. Sedangkan tahap kedua pada September atau Oktober. “Masing-masing tahap kami bayarkan untuk enam bulan,” tandasnya.

Jumlah penerima jadup lansia tahun ini mencapai 6.360 orang. Jika dibandingkan tahun lalu, penerimanya melonjak tajam. Pada 2018, jadup lansia hanya diperuntukkan bagi 675 orang. Lonjakan penerima manfaat jadup lansia dikarenakan sasaran yang berbeda.

Sebelumnya, jadup lansia hanya diberikan bagi warga lanjut usia telantar. Sedangkan tahun ini ialah seluruh lansia yang masuk dalam Keluarga Sasaran Jaminan dan Perlindungan Sosial (KSJPS). Meski demikian, nominal bantuan yang diterima juga jauh berkurang. Jika sebelumnya ialah Rp 300.000 perbulan, maka tahun ini hanya mencapai Rp 110.000 perbulan.

“Jumlah bantuan memang kami turunkan karena penerimanya bertambah banyak. Namun nominal bantuan itu sudah diselaraskan dengan bantuan pangan non tunai yang digulirkan oleh pemerintah pusat, yakni Rp 110.000 perbulan,” jelas Irianto Edy.

Saat ini, imbuh Irianto Edy, pihaknya tengah menjaring petugas pendamping di tiap wilayah. Dibutuhkan sekitar 230 pendamping untuk melakukan proses verifikasi ulang calon penerima jadup lansia. Pendamping tersebut diharapkan merupakan wakil dari masingmasing kelurahan yang memahami wilayahnya.

“Verifikasi untuk menentukan data faktual calon penerima. Apakah sudah pindah domisili, meninggal dunia atau kondisi terkininya seperti apa,” imbuhnya.

Usai verifikasi, maka Dinas Sosial akan pro aktif mendaftarkan nomor rekening atas nama calon penerima. Rekening tersebut dikerjasamakan dengan PT Bank BPD DIY selaku pemegang kas daerah Kota Yogya. Sehingga proses pencairannya tidak dilakukan secara tunai melainkan melalui transfer.

Terkait penggunaan bantuan jadup, menurut Irianto Edy, sepenuhnya diberikan keleluasaan kepada penerima. Namun sesuai fungsinya, bantuan itu hendaknya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari agar kehidupannya terjamin.

krjogja.com

Loading...