Beranda News Pusiban Pemprov, BBPT, dan Bappeda Lamteng Garap Master Plan Pengembangan “Techno Park”

Pemprov, BBPT, dan Bappeda Lamteng Garap Master Plan Pengembangan “Techno Park”

179
BERBAGI
Penandanganan perjanjian kerjasama Pemprov Lampung, BBPT, dan Bappeda Lampung tentang review penyusunan master plan pengembangan techno park, di Ruang Raoat Utara Kantor Gubernur Lampung, Jumat (5/6/2015).

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Pemerintah Provinsi Lampung, Balai Besar Teknologi ( BBPT ), dan Bappeda Lampung Tengah menjalin kerjasama membuat Review Penyusunan Master Plan  Pengembangan Techno Park Lampung Tengah dan Pemasyarakatan Techno Park  di Provinsi Lampung. Acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat (5/6/2015).

Hadir juga dalam kesempatan tersebut Bupati Lampung Tengah H.Pairin, S.sos. Kepala Bapeda Lampung; Taufik Hidayat, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah; Mulyadi. Staf Ahli Bidang Pembangunan; Zaini Nurman.

MoU ersebut, merupakan tindaklanjut dari penandatanganan MoU mengenai pengembangan Technopark Lampung Tengah yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut berupa perjanjian kerjasama antar pihak, sehingga pengembangan Teknopark diharapkan berlangsung sistematis, holistik dan berkelanjutan.
Pemerintah ………….

“Pemerintah Provinsi Lampung akan selalu mendukung pembangunan kemandirian dan daya saing daerah, yang dilaksanakan diantaranya melalui program techno park dan sains park di Kabupaten Lampung Tengah ini. Karena tanpa dukungan masyarakat terutama di daerah maka kita semua akan mengalami kekurangan sumber daya pangan,” jelas Sekda Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi,.

Menurut Arinal, fokus pengembangan produk unggulan daerah Lampung Tengah yaitu berupa komoditas ubi kayu, ternak dan padi.

“Berdasarkan pengalaman keberhasilan pertanian khususnya padi perlu diimbangi dengan unit prosesing seperti Selo;  Lampung Tengah setidaknya perlu 7 unit prosesing,” katanya.

Arinal Djunaidi mengatakan melalui Balitbangnov, akan dibahas mengenai pola operasional technopark dan arah pengembangan lebih jauh. Selain itu juga menyatukan semua pihak yang dapat berperan di dalam Technopark sehingga kebersamaan dan sinergi dapat terjalin demi kesejahteraan seluruh masyarakat.

Kepala BPPT; Dr. Unggul Priyanto mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional 4% namun diikuti juga pertumbuhan penduduk sebesar 1.2% dengan demikian perlu diimbangi dg kecukupan pangan.

“Pemerintah pusat menghendaki adanya 100 technopark. Propinsi Lampung merupakan salah satu khususnya Lampung Tengah. Hal tersebut mengingat 50.3% PDRB Kabupaten Lampung Tengah berasal dari sektor pertanian,” kata Unggul, Jumat (5/6)

Unggul mengatakan, dengan kemajuan technopark diharapkan mengurangi import khususnya pangan. Kegiatan technopark akan dilakukan dengan Balitnovda dan masalah teknis padi dengan Litbang padi. Technopark Lampung Tengah  merupakan upaya mempercepat peningkatan perekonomian rakyat. BPPT banyak berperan sebagai pendamping namun lebih diharapkan kreatifitas Pemerintah Daerah seperti infrastruktur.

Loading...