Beranda Ekbis Keuangan Pemprov dan Bank Indonesia Lampung Gelar Flash

Pemprov dan Bank Indonesia Lampung Gelar Flash

72
BERBAGI
Asisten Bidan Ekonomi dan Pembangunan Adeham saat membuka acara Flash di Mall Boemi Kedaton, Minggu (14/5/2017).

TERASLAMPUNG.COM–Pemerintah Provinsi Lampung bekerjasama dengan Bank Indonesia Provinsi Lampung menggelar kegiatan Festival Lampung Syariah (Flash) guna meningkatkan dan mengembangkan ekonomi syariah di Provinsi Lampung.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Adeham menjelaskan pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung merupakan tertinggi ke-2 di Sumatera setelah Bengkulu . “Untuk memberantas kemiskinan di Provinsi Lampung kita harus mampu memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang potensial,” kata Adeham dalam Acara Festival Lampung Syariah (Flash) dengan tema mendorong pengembangan kegiatan kewirausahaan dan UMKM berbasis Ekonomi Syariah di Mall Boemi Kedaton, Minggu (14/5/2017).

Provinsi Lampung terus berupaya meningkatkan perekonomiannya salah satunya dengan meningkatkan kewirausahaan dan UMKM berbasis Ekonomi Syariah. “Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim yang besar. Hal ini menunjukkan bahwa kewirausahaan dan UMKM berbasis perbankan syariah sangat berpotensi untuk terus berkembang, khususnya Provinsi Lampung,” jelasnya.

Adeham berharap para pelaku usaha syariah mampu menggunakan kesempatan ini dengan baik, sehingga Lampung menjadi ekonomi syariah di Indonesia. “Semoga ke depan, acara Flash mampu terus meningkat, sehingga akan berdampak positif dalam meningkatkan ekonomi syariah di Provinsi Lampung” ujarnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Arief Hartawan menjelaskan Flash merupakan rangkaian kegiatan nasional. Untuk Wilayah Sumatera, Provinsi Lampung merupakan yang pertama. Kegiatan selanjutnya akan diadakan di Sumatera Utara .

“Saya sangat bersyukur karena kegiatan ini memiliki waktu yang panjang serta diadakan berbagai perlombaan. Masyarakat Lampung banyak memiliki bakat terpendam yang tidak kalah dengan Provinsi lainnya, hal ini dibuktikan dengan dimenangkannya berbagai perlombaan yang diadakaan pada acara flash,” jelasnya.

Arief menjelaskan bahwa syariah memiliki konteks yang luas, bukan hanya halal dan haram makanan maupun minuman, tapi sudah meluas seperti mencakup fasion syariah, life style Syariah dan perbankan syariah. ” Semoga acara ini mampu menjadi momentum dalam meningkatkan ekonomi syariah di Lampung,” katanya.

Pada triwulan I, Lampung memiliki pertumbuhan perekonomian yang tinggi di Sumatera.

“Kita tidak bisa terus mengandalkan sumber daya yang ada. Tapi harus terus meningkatkan perekonomian, salah satunya melalui investasi. Diharapkan melalui kegiatan ini terwujud adanya kesamaan pemahaman baik dari masyarakat, pemerintah dan stakeholder guna mengembangkan ekonomi syariah yang lebih baik di Provinsi Lampung,” katanya.

Festival Lampung Syariah ini dilaksanakan sejak tanggal 8 – 16 Mei 2017 dengan berbagai acara yakni Lomba Kaligrafi, Lomba Dai Cilik, Lomba Nasyid, Duta Ekonomi Syariah, Marawis, Enterpreneur Muda Syariah, Acara KEPO in Kajian Regional, Pelatihan Pengelolaan Keuangan Ponpes, Tutorial Hijab dan Make-Up, Hijab Hunt, Lampung Got Talent, Olimpiade Ekonomi Syariah dan Kebanksentralan, Talk Show dan Donor Darah.

Selain itu, di acara ini ada juga penyerahan hadiah bagi pemenang perlombaan berupa uang dan piala. Diantaranya juara 1 Lomba Kaligrafi Syaiful Anwar, Juara 1 Sikuppung (Sikam Ulun Lampung) Dessy Anggraini, juara 1 Lomba Dai cilik Nilna Nurul Izati, juara 1 lomba Hijab Hunt Anggry Amelia, Juara 1 Duta Ekonomi Syariah Eri Mar’atus Sholiha, Juara 1 Enterpreneur Muda Syariah Dea Adelia, juara 1 lomba Marawis Madarijul Ulum, juara 1 lomba Nasyid Umum Wekustik, Juara 1 lomba Nasyid tingkat SMA Santri Voice, Juara 1 Olimpiade Ekonomi Syariah dan perbankansentral Noviskra Savitri.