Beranda News Pertanian Pemprov Lampung akan Bangun Sumur Bor di Beberapa Daerah

Pemprov Lampung akan Bangun Sumur Bor di Beberapa Daerah

219
BERBAGI
Rapat koordinasi untuk memetakan lokasi sumur bor yang akan dibangun di beberapa daerah di Lampung, di Sekretariat Bakorluh, Rabu (10/6/2015)

BANDARLAMPUNG,Teraslampung.com—Pemprov Lampung akan membangun sumur bor di beberapa lokasi sentra padi di Lampung. Pembangunan sumur bor itu untuk mencapai target peningkatan produksi gabah 1 juta ton per tahun sesuai target pemerintah pusat.

“Untuk mempercepat pelaksanaan bantuan ini kepada masing-masing Kabupaten/Kota hendaknya mendata daerah yang berpotensi mengalami kekeringan. Saya minta selama bulan Juni ini petani mengajukan usulan berupa proposal kepada TP4K untuk diverifikasi,”kata Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pertanian, Perikanan dan Kelautan (T4K) Lampung, Joko Umar Said, ketika rapat dengan perwakilan Dinas Pertanian dan tim pangan kabupaten/kota di
Sekretariat Bakorluh Provinsi Lampung, Rabu (10/6/2015).

Sumur bor yang akan dikembamgkan di beberapa kabupaten itu diharapkan bisa mengantisipasi datangnya  musim kemarau. Dengan adanya bantuan sumur bor tersebut diharapkan para petani tidak kekurangan air untuk mengairi sawahnya.  Sumur bor diperuntukkan untuk 3 kriteria yaitu lahan persawahan, lahan tegal dan lahan pekarangan.

Menurut Joko, TP4K telah mendata 9 Kabupaten sebagai calon lokasi pengembangan sumur bor. Pertama, Kabupaten Tanggamus di Desa Kanoman, Sri Katon, Banjar Agung Udik dan Suka Agung. Produksi di lokasi ini berkisar 6,5 hingga 6,7 ton per hektare. Diperkirakan peningkatan produksi mencapai 0,3 hingga 0,5 ton per hektare.

Kedua, Kabupaten Pringsewu yaitu Sinar Baru, Wates Timur dan Kediri. Produksi padi saat ini berkisar 7 hingga 8 GKP ton per hektar. Perkiraan peningkatan produksi mencapai 0,3 ton per hektar.

“Di Pesawaran ada  8 lokasi yang dapat dikembangkan untuk sumur bor. Yaitu Negeri Katon, Tanjung Rejo, Sidomulyo, Kuto dalom, Gebang dan Hanura. Saat ini produksi padi bervariasi ada yang 1122 ton per hektar, 850 ton, yang paling rendah yaitu 784 ton per hektar,” ungkap Joko.

Kabupaten lain yaitu Lampung Selatan, di Desa Serdang, Ruguk dan Bangunan. Kabupaten Lampung Timur antara lain Giriklopo Mulyo, Telogorejo, Mekar Jaya. Pesisir Barat antara lain Pemerihan, Sukanegeri, Pagar Dalam dan Way Batang. Tulang Bawang antara lain Ringin Sari, Sidodadi, Mekar Sari dan Sumber Agung. Tulang Bawang Barat yaitu Marga Kencana, Gedung Ratu, Tirta Kencana dan Toto Wonodadi. Sedangkan di Lampung Utara yaitu di Kotabumi Ilir, Sumber Agung, Karang Rejo II dan Negera Ratu.

Loading...