Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Pemprov Lampung Apresiasi Pengelolaan Pariwisata Desa Wonomarto

Pemprov Lampung Apresiasi Pengelolaan Pariwisata Desa Wonomarto

120
BERBAGI
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Pemprov Lampung, Mulyadi Irsan (kiri), berbincang dengan epala Desa Wonomarto usai meninjau langsung bendungan Tirta Shina yang menjadi pariwisata unggulan di Lampura,Kamis (11/10/2018).
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Pemprov Lampung, Mulyadi Irsan (kiri), berbincang dengan

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Kesuksesan Desa Wonomarto, Kotabumi Utara, Lampung Utara dalam mengelola sektor pariwisata ‎akhirnya mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Lampung. Pemprov Lampung berjanji akan terus mengawal kesuksesan ini supaya dapat terus berkesinambungan dan bermanfaat bagi warga.

‎”Desa Wonomarto sudah sukses menjadi desa emas bukan hanya di tingkat lokal melainkan sudah di tingkat nasional. Kami berkomitmen untuk membawa desa ini lebih sukses lagi di masa mendatang,” tutur Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Pemprov Lampung, Mulyadi Irsan, usai melihat langsung pengelolaan bendungan Tirta Shinta yang menjadi primadona pariwisata di Lampura, Kamis (11/10/2018).

Mulyadi menjelaskan, ‎komitmen yang akan dilakukan oleh Pemprov Lampung itu diwujudkan melalui penguatan kelembagaan desa, peta jalan berikut potensi ekonomi apa saja yang dapat dikembangkan oleh masyarakat sekitar.

“Desa ini terkenal dengan sektor pariwisatanya maka sudah tentu kami akan mendorong seluruh warga untuk terlibat di dalamnya. Tujuannya supaya warga dapat menjadi pelaku ekonomi sehingga tingkat kesejahteraan warga akan kian meningkat,” paparnya.

Di tempat sama, Kepala Desa Wono‎marto, W. Yusika mengatakan, bentuk komitmen dari Pemprov Lampung untuk mengembangkan desanya yang telah mendapat predikat desa percontohan di Lampung ialah pelatihan usaha kecil dan menengah, dan membantu menurunkan alat berat untuk membersihkan bendungan mereka.

“Pemprov Lampung akan memberikan pelatihan kepada warga mulai dari proses, produksi, pengepakan, dan pemasaran hasil UMKM,” kata dia.

Sementara untuk pembersihan bendungan yang‎ masih belum maksimal akibat banyaknya rumput liar maka Pemprov Lampung akan menurunkan alat berat hasil pinjaman dari pemerintah pusat.

“Pemprov sudah melobi pemerintah pusat untuk meminjamkan alat berat kepada kami ‎supaya bendungan akan benar – benar bersih,” tuturnya.

Loading...