Beranda News Pusiban Pemprov Lampung Dukung Maporina Buka Akses Pasar Produk Organik

Pemprov Lampung Dukung Maporina Buka Akses Pasar Produk Organik

92
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM —  Pemerintah Provinsi Lampung mendukung Masyarakat Petani Organik Indonesia (Maporina) membuka akses pasar produk organik dengan penguatan hulu dan pemberdayaan hilir dalam program pertanian organik berbasis rumah tangga.

“Lampung mempunyai potensi besar baik sumber daya  pertanian  maupun sumber daya manusia (SDM) dalam meningkatkan produksi, produktivitas dan efisiensi di bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan perikanan,” kata Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat membuka Rapat Koordinasi Maporina Wilayah Lampung dan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Maporina, di 8 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (8/9/2020).

Nunik optimistis Lampung mampu memajukan pertanian organik dengan kompak.

Melihat makin kompleknya sektor pertanian ke depan, Nunik menilai diperlukan strategi dan kebijakan dalam sektor pertanian agar menjadi pertanian yang moderen, efisien, produktif, inovatif dan berkelanjutan menghadapi era revolusi industri 4.0

“Pemprov Lampung berharap Maporina bisa memenangkan revolusi industri. Kuncinya  satu, pentahelix yakni kita harus bekerja bersama tidak bisa sendiri-sendiri. Masyarakat, pemerintah, swasta, perguruan tinggi dan media harus bekerja bersama. Lima unsur ini harus bersatu mengembangkan komoditas yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP Maporina Joko Sidik, mengatakan Provinsi Lampung prestasinya sangat luar biasa.

Bertahun-tahun Indonesia melaksanakan pertanian menggunakan pupuk kimia berlebihan dan menjadikan tanah tidak subur atau hancur.

“Oleh karena itu, hentikanlah budidaya pertanian dengan menggunakan pupuk sintetis. Kita tinggalkan kalau ingin menjaga lingkungan kita bisa tetap subur. Bukan hanya itu kesehatan makanan yang tercemar dengan zat zat kimia juga dapat menyebabkan penyakit yang bermacam macam akibat daripada makan yang tercemar zat kimia,” katanya.

Joko juga mengatakan agar mulai sekarang menjaga kesehatan dengan makan makanan organik. Ini semua erat kaitannya dengan penanganan Covid-19.