Beranda News Pusiban Pemprov Lampung Dukung Program Satu Juta Rupiah

Pemprov Lampung Dukung Program Satu Juta Rupiah

172
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Pemerintah Provinsi Lampung mendukung program satu juta rumah yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Hal tersebut dalam upaya mengurangi kesenjangan ketersediaan rumah (backlog)  di Lampung dan untuk  mengurangi hunian tidak layak huni.

“Program  juta rumah yang menjadi tekad dari pemerintah pusat perlu dukungan oleh beberapa pihak diantaranya yaitu pemerintah daerah, swasta dan masyarakat pelaku pembangunan. Dukungan yang diharapkan yaitu dalam hal kemudahan perizinan yang memang menjadi wewenang pemerintah daerah,” kata Pj. Sekda Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto ketika membuka Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Terpadu dan Pendampingan Percepatan Penyederhanaan Kemudahan Perizinan Pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Provinsi Lampung, di Hotel Emersia, Bandarlampung, Selasa (23/07/2019).

Data terbaru hingga Mei 2019 menunjukkan lebih kurang 1.600 unit rumah MBR sudah dibangun oleh pengembang. Pemprov berharap akan dibangun banyak lagi perumahan yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tersebar di Provinsi Lampung.

“Tentunya akan terwujud dengan didukung kemudahan perizinan oleh Pemerintah kabupaten/kota,” ujar Pj. Sekda.

Melalui program subsidi pembiayaan perumahan dan dukungan infrastruktur dari pemerintah pusat dapat menyediakan perumahan layak huni yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Provinsi Lampung.

Sementara itu Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Moch Yusuf Hariagung menyampaikan diperlukan tanggung jawab yang besar dalam mewujudkan hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia tak akan dapat diselesaikan tanpa didukung oleh adanya sinergisitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Apalagi dengan kenyataan bahwa semakin kompleksnya persoalan perumahan dan kawasan permukiman di Indonesia.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), hinggga Desember 2018 jumlah  rumah yang dibangun sebanyak 1.076.856 unit. Angka itu terdiri dari rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) 729.876 unit dan rumah non-MBR sejumlah 346.980 unit.

Meskipun  program ini dicanangkan oleh pemerintah, jumlah rumah MBR yang dibangun oleh pengembang ternyata lebih banyak dibanding yang dikerjakan pemerintah.

Tercatat pengembang swasta dan pelat merah atau BUMN membangun 447.364 unit, sedangkan pemerintah melalui Kementerian PUPR mengerjakan 161.299 rumah yang terdiri dari 12.208 unit rusunawa, 1.189 unit rumah khusus, dan 147.902 unit rumah swadaya.

Loading...