Beranda News Covid-19 Pemprov Lampung Fasilitasi Rapid Test Puluhan Jurnalis Lampung

Pemprov Lampung Fasilitasi Rapid Test Puluhan Jurnalis Lampung

218
BERBAGI
suasana Rapid Test jurnalis di Dinkes Provinsi Lampung , rabu (6/5/2020)

TERASLAMPUNG.COM — Pemerintah Provinsi Lampung melakukan rapid test covid-19 kepada puluhan jurnalis yang biasa melakukan peliputan di lingkungan pemprov. Rapid test berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Jalan Dr. Susilo, Kota Bandar Lampung, Rabu,(60502020).

Sebelum rapid test, puluhan awak media tersebut berbaris rapih dengan protap kesehatan menjaga jarak untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dan menggunakan handsinitizer. Setelah itu, satu persatu jurnalis registrasi pendataan diri kepada petugas jaga. Kemudian mereka dipanggil sesuai nomor urut untuk menjalani rapid test oleh petugas kesehatan.

Rapid test tersebut merupakan metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus. Prosedur pemeriksaan rapid test dimulai dengan mengambil sampel darah dari ujung jari yang kemudian diteteskan ke alat rapid test. Selanjutnya, cairan untuk menandai antibodi akan diteteskan di tempat yang sama. Hasilnya akan berupa garis yang muncul 2–3 menit setelahnya.

Berdasarkan pantauan , puluhan rekan-rekan jurnalis dalam keadaan sehat. Hasil rapid test yang dilakukan tersebut menyatakan antibodinya baik dan tidak terpapar Virus Corona Disease 2019 atau Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi global.

Salah satu jurnalis dari asurat kabar Headline News Sandy (24), yang mengikuti kegiatan ini mengatakan hasil rapid testnya negatif. Ia pun berharap hal ini tidak hanya dilakukan untuk para jurnalis tetapi juga masyarakat, khususnya masyarakat di kecamatan yang angka terkonfirmasi positif Covid-19 tinggi.

“Alhamdulillah sehat, hasilnya negatif. Kegiatan ini memang diharapkan untuk digelar. Semoga masyarakat juga bisa dilakukan pengecekan, supaya masyarakat bisa tenang,” katanya.

Sementara itu Septi(25), dari Sinar Lampung.co mengapresiasi adanya rapid test tersebut. Dengan adanya tes tersebut maka ia bisa mengetahui apakah dirinya terpapar virus atau tidak. Ia bersyukur setelah rapid test hasilnya negatif dan kondisi tubuhnya sehat.

“Kawan-kawan media inikan sehari-hari tugasnya dilapangan bertemu banyak orang. Masuk dalam kategori rentan terkena virus. Maka menurut saya rapid test bagus dilakukan. Alhamdulillah saya dan teman-teman sehat,” jelasnya.

>