Beranda News Pusiban Pemprov Lampung-Global Wakaf-ACT Lampung akan Gelar Pentas Musik Kemanusiaan

Pemprov Lampung-Global Wakaf-ACT Lampung akan Gelar Pentas Musik Kemanusiaan

290
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Pentas musik kemanusiaan peduli korban tsunami Selat Sunda rencananya akan digelar di Taman Gajah, Bandarlampung, Sabtu Malam, 23 Februari 2019.

Para artis nasional maupun lokal Lampung yang direncanakan tampil antara lain Andika Mahesa, Kiki The Potters, Rizy Amasta, Fatur Feat Norman, Andika DP, Novrie Solo Gambus, Talullah Band, Sekolah Alam Lampung, B Band, Humanity band dan KMJL.

Gubernur Lampung juga dijadwalkan membawakan sebuah lagu untuk lelang amal Perahu Wakaf Korban Tsunami Selat Sunda.

Ketua penyelenggara, Fajar Yusuf Dirgantara, mengatakan acara  ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada elemen masyarakat yang sudah peduli terhadap kejadian tsunami di Lampung Selatan.

Menurut Fajar, kepedulian itu terus mengalir hingga memasuki dua bulan pasca tsunami. Namun berdasarkan hasil pendataan, masih ada ratusan nelayan yang belum bisa melaut akibat rusaknya perahu dihantam tsunami.

Saat ini disamping masih bertahan ditenda pengungsian maupun menumpang dirumah warga, para nelayan belum mendapatkan penghasilan untuk bertahan hidup.

“Pak Gubernur akan memberikan apresiasi langsung kepada donatur yang sudah menyalurkan donasi kemanusiaan melalui ACT Lampung, rencananya Gubernur juga akan melelang sebuah lagu,” ucapnya.

Menurut Pria yang akrab dipanggil Genta ini, pagelaran akan dimeriahkan oleh bazar UKM baik kuliner, fashion maupun produk halal lainya.

Pengunjung juga bisa membeli buku kemanusiaan “Suara Rindu” yang ditulis 15 pelajar asal Lampung.

“Alhamdulillah dukungan dari berbagai pihak terus mengalir. Semoga ini makin menggerakan kepedulian masyarakat Lampung untuk peduli dan berbagi,” jelasnya.

Senada Kepala Cabang ACT Lampung, Dian Eka Darma Wahyuni mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka mengedukasi masyarakat untuk berwakaf tunai.

Hasil pengumpulan wakaf tunai akan digunakan untuk membangun perahu wakaf. Nantinya Perahu akan diserahkan kepada penerima manfaat di Desa Way Muli, Kunjir dan sekitarnya.

“Hingga saat ini kami beriktiar membangkitkan kembali ekonomi masyarakat terdampak tsunami melalui program recovery. Harapanya warga terdampak pulih kembali,” katanya.

Loading...