Beranda News Pusiban Pemprov Lampung Kucurkan Dana Rp70 Miliar untuk Bangun Perpustakaan Modern

Pemprov Lampung Kucurkan Dana Rp70 Miliar untuk Bangun Perpustakaan Modern

379
BERBAGI
Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Perpustakaan Modern Lampung.

TERASLAMPUNG.COM — Pemprov Lampung mengucurkan anggaran Rp70 miliar untuk membangun Perpustakaan Modern Provinsi Lampung di di eks-Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di Jl.Zainal Abidin Pagar Alam, Bandarlampung.

“Perpustakaan modern ini rencananya akan dibangun dua tahap di atas lahan seluas 2,4 Ha. Tahap pertama dianggarkan  Rp27 miliar melalui APBD Lampung 2018,” kata Plt Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis saat peletakan batu pertama pembangunan Perpustakaan Modern Privinsi Lampung,  Sabtu (10/2/2018).

Menurut Hamartoni, pembangunan perpustakaan modern ini merupakan wujud dari kepedulian Gubernur Ridho Ficardo di sektor pendidikan.

“Ini bukan hanya dalam rangka menarik minat baca pelajar, mahasiswa ataupun masyarakat umum, tetapi juga memberikan fasilitas-fasilitas umum kepada masyarakat agar rajin datang keperpustakaan untuk mendapatkan ilmu yang disebarkan untuk masyarakat lain,” ujar Hamartoni.

Rencananya di perpustakaan modern itu akan dilengkapi dengan jurnal-jurnal internasional dan serta dipersiapkan berbagai macam fasilitas yang berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Sekaligus tempat untuk bersantai.

“Ini juga nantinya akan digunakan gedung yang sifatnya multi fungsi, tidak hanya tempat ruang baca, tetapi ada tempat untuk rekreasi, istirahat and bersantai yang semuanya disiapkan,” katanya.

Hamartoni juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempertahankan keberadaan perpustakaan di era digital ini.

“Terbangunnya perpustakaan modern diharapkan dapat menarik minat para pembaca dan peminat buku untuk berkunjung dan memanfaatkan perpustakaan. Tentu saja harus didisain dengan suasana yang nyaman dan menyenangkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya dan Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung, Edarwan, mengatakan bahwa perpustakaan tersebut memiliki gedung yang didisain dengan arsitektur modern, dilengkapi dengan taman-taman hijau dan natural, dilengkapi pula dengan pencahayaan alami secara maksimal dan pencahayaan eksterior fasad yang modern pada malam hari serta memakai konsep green bulding yang ramah lingkungan.

“Struktur gedung memakai sistem baja komposit dengan konsep open space frame,” ujarnya.

Edarwan menjelaskan gedung perpustakaan modern tersebut terdiri empat bagian, yaitu Gedung Utama, Gedung Bundar Tengah, Gedung Sayap Kiri dan Gedung Sayap Kanan dengan perkiraan luas bangunan gedung 10.000 meter.

Untuk kebutuhan ruang pada masing-masing gedung, papar Edarwan, pada Gedung Utama lima lantai yakni lantai satu untuk lobby, ruang informasi/e-library dan ruang baca utama, lantai dua untuk ruang baca utama dan e-library, lantai tiga untuk ruang baca utama dan ruang deposit, lantai empat untuk kantor pengelola dinas perpustakaan, dan lantai lima untuk roof garden.

Gedung Bundar Tengah terdiri dari tiga lantai yakni lantai satu untuk lobby/watter wall dan ruang informasi, lantai dua untuk kolam ikan dan ruang baca terbuka, dan lantai tiga untuk roof garden/outdoor roof.

Selanjutnya, Gedung Sayap Kiri terdiri dari dua lantai yakni lantai satu untuk ruang baca rekreatif, business area, dan taman terbuka hijau, dan lantai dua untuk ruang meeting dan ruang seminar.

Gedung Sayap Kanan terdiri dari dua lantai yakni lantai satu untuk diorama, pusat peraga IPTEK, ruang baca dan bermain anak, ruang baca lansia dan difabel, dan lantai dua untuk ruang audio visual (bioskop).

Loading...