Beranda News Pusiban Pemprov Lampung Lakukan Persiapan Khusus Hadapi Arus Mudik Lebaran

Pemprov Lampung Lakukan Persiapan Khusus Hadapi Arus Mudik Lebaran

277
BERBAGI
Gubernur Lampung Ridho Ficardo.

TERASLAMPUNG.COM — Gubernur Lampung Ridho Ficardo mengatakan kehadiran Jalan Tol Trans Sumarera akan mengubah pola arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul fitri mendatang.

“Untuk itu diperlukan persiapan-persiapan khusus agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Ridho  saat menjadi narasumber dialog publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan RI bekerjasama dengan Tempo Media Group, di Kafe Woodstair, Bandar Lampung, Selasa (23/4) sore.

Menurut Gubernur Ridho, hal yang menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi Lampung adalah pada kesiapan Jalan Tol Trans Sumatera dan Dermaga Eksekutif Bakauheni dalam menghadapi arus mudik.

“Saya kira dengan adanya jalan Tol Trans Sumatera, akan merubah situasi arus mudik dan arus balik. Yang harus diwaspadai adalah jalan tol dan dermaga eksekutif. Saya tidak mau ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti peristiwa Brebes exit tahun 2016 lalu, dimana terjadi kemacetan hingga memakan korban,” ujar Gubernur.

Gubernur Ridho mengaku sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi lonjakan penumpang baik pada transportasi darat, laut maupun udara. Antara lain dengan menyiapkan armada darat yang mencukupi. Menurutnya, 490 armada yang terdiri dari berbagai jenis kendaraan telah melakukan ram check untuk pengecekan laik jalan.

Adapun untuk angkutan udara, ada 34 total armada yang dioperasikan oleh 8 Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi yang juga menjadi keynote speaker mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan hasil penelitian litbang kelautan, bahwa pada mudik 2019 mendatang, akan ada 18 juta lebih pemudik yang akan menyeberang dari pulau jawa ke Sumatera, 4 juta diatantaranya akan menggunakan kendaraan pribadi.

“Dengan adanya jalan tol trans sumatera dan dermaga eksekutif tentu akan mempengaruhi pola mudik 2019 mendatang.Tentunya ini merupakan hasil dari keseriusan pemerintah dalam memberikan sarana meningkatkan konektifitas,”katanya.

Menurutnya, Bandara Gatot Soebroto saat ini telah dapat digunakan untuk penerbangan publik dan akan mengakomodir 7 kabupaten di sekitarnya.

 

Loading...