Beranda News Pusiban Pemprov Lampung Minta PT KAI Perbaiki Sejumlah Palang Pintu Perlintasan Kereta Api

Pemprov Lampung Minta PT KAI Perbaiki Sejumlah Palang Pintu Perlintasan Kereta Api

237
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Pemprov Lampung meminta PT Kereta Api (PT KAI) segera memperbaiki palang pintu di sejumlah perlintasan kereta api di wilayah Lampung.

“Untuk mengurangi angka kecelakaan pada perlintasan pintu Kereta Api di Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung berharap Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagsel secepatnya melakukan perbaikan Palang Pintu di Provinsi Lampung,” kata Kurangi Kecelakaan, Pemprov Ajukan Perbaikan Palang Pintu

Adeham mengatakan, saat ini terdapat 58 buah pintu perlintasan resmi dan sejumlah perlintasan yang dianggap liar di Lampung. Palang pintu tersebut berada di  Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Tengah, Lampung Utara, Way Kanan, dan Bandar Lampung.

“Pemprov berharap kepada Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagsel untuk memprioritaskan perbaikan palang pintu. Terutama delapan palang pintu yang melintasi Bandarlampung, Lampung Tengah, Lampung Selatan dan Lampung Utara, untuk dapat ditangani dalam waktu dekat,” kata Adeham.

Terkait alokasi anggarannya, kata Adeham, Pemprov Lampung bersama Pemkab, Pemkot, dan  dan pihak Balai Teknik Perkereta Apian Sumbagsel beserta PT KAI Divre Regional IV Tanjung Karang akan segera merumuskan Memorandum of Understanding.

“Kami  akan segera buatkan payung hukum untuk mengatur siapa yang akan membangun, merawat dan memperbaiki Palang Pintu Perlintasan kereta api yang melintasi wilayah Provinsi Lampung, sekaligus mencari solusi untuk penyelesaian pintu perlintasan yang dianggap liar,”katanya.

Kepala Balai Perkereta Apian Sumbagsel Kementerian Perhubungan Rudi Damanik menyampaikan akan melakukan survey dan segera membenahi persoalan perlinatasan perkeretaapian ini.

“Pihak Balai dan PT KAI akan segera mengadakan rapat internal untuk membuat skema kerjasama sebagai langkah membenahi persoalan perlintasan kereta api ini ,“ujarnya

Eksekutif Vice Presiden PT.KAI Divre Regional IV Tanjungkarang, Suryawan menuturkan PT.KAI Divre Regional IV Tanjungkarang sendiri akan bersinergi dengan Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagsel.

“Untuk sementara persoalan ini menjadi kewenangan pihak Balai Teknik Perekereta Apian Sumbagsel, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat dialihkan melalui Kontrak Perawatan dan Pengoperasian Prasarana Perekereta Apian Milik Negara (IMO) dari Kemenhub ke PT KAI,” kata Suryawan.