Beranda News Nusantara Pemprov Sumsel Serahkan 21 Ton Beras dan Dapur Umum untuk Korban Tsunami...

Pemprov Sumsel Serahkan 21 Ton Beras dan Dapur Umum untuk Korban Tsunami di Lampung

299
BERBAGI
Gubernur Sumsel Heran Deru menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto untuk korban tsunami di Lampung Selatan,Minggu, 30 Desember 2018.
Gubernur Sumsel Heran Deru menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto untuk korban tsunami di Lampung Selatan,Minggu, 30 Desember 2018.

TERASLAMPUNG.COM — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru menyalurkan langsung bantuan 21 ton beras kualitas premium untuk korban tsunami di Lampung Selatan (Lamsel). Pemprov Sumsel juga membuka dapur umum  untuk para korban tsunami di Lamsel.

Bantuan tersebut diserahkan Herman Deru secara simbolis kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lamsel, Nanang Ermanto, di posko logistik Kabupaten Lamsel, yang ada di rumah dinas bupati setempat, Minggu (30/12/2018).

“Ini (beras) merupakan kualitas yang terbaik dari Sumatera Selatan, atas partisipasi masyarakat Sumatera Selatan serta melalui APBD. Mudah-mudahan yang kita lakukan ini bisa menjadi spirit bagi warga yang tertimpa musibah,” ujar Herman Deru.

Usai menyerahkan bantuan, Herman Deru bersama Plt. Bupati Nanang Ermanto sempat meninjau dapur umum yang diperbantukan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel di SMA Negeri 1 Kalianda.

Herman Deru juga menyempatkan diri meninjau para pengungsi yang berada di Lapangan Tenis Indoor, Kalianda.

Sebelumnya saat saat mengirimkan beras  bantuan dan melepas 30 personel Tagana Provinsi Sumsel di halaman Griya Agung, Jumat (28/12) sore , Gubernur Herman Deru berpesan agar personel membantu korban sekuat tenaga tanpa memandang agama, suku, ras dan status sosial korban. Bahkan jika memang bantuan masih diperlukan, jadwal petugas ini bisa diperpanjang lebih dari 10 hari.

“Kalau memang mereka masih butuh 100 hari juga nggak apa-apa dan karena kita lumbung pangan kita bantu beras, itu ada 21 ton. Bila perlu kita kirim alat berat kalau memang diperlukan,” jelasnya.

Menurut Herman Deru ketika kabar bencana itu terdengar, semua orang terhenyak tak terkecuali dirinya. Karena itu sejak beberapa hari kemarin, sejumlah OPD dan organisasi serta instansi terkait sudah diimbau menyiapkan bantuan yang akan dikirimkan Sumsel.

“Pastinya kita terkejut dan prihatin. Nah kita harusnya berpikir apa yang bisa kita perbuat. Walaupun kita tahu anggaran sudah habis tapi kalau untuk saudara-saudara kita yang jadi korban kita pasti punya cara sendiri. Bisa materi, tenaga bahkan doa agar para korban lepas dari penderitaan,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel Rosyidin Hasan, menjelaska tim ini akan menjalankan tugasnya selama 10 hari di Desa Way Mulih Lampung Selatan. Mereka akan menolong para korban yang terkena dampak bencana tsunami termasuk membantu proses pengungsian warga yang saat ini tengah berjalan.

Selain mengirim personel, Pemprov Sumsel juga mengirimkan dapur umum ke lokasi tersebut yang paling banyak terkena dampak tsunami. Perhari dapur ini akan menyiapkan sedikitnya 600 porsi makanan bagi para keluarga korban dan pengungsi.

“Mengapa kita pilih desa ini karena disana memang paling terdampak. Insya Allah petugas ini akan membantu disana selama 10 hari,” jelas Rosyidin.

Selain wujud kepedulian kemanusiaan, pengiriman bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban bencana. Tak hanya itu, untuk memulihkan rasa trauma bagi para korban bencana utamanya anak-anak, mereka juga mengirimkan tim skotic untuk mendampingi.

“Ini sejenis layanan psiko sosial. Gunanya untuk memotivasi dan memberikan dukungan pada para korban. Terutama anak-anak di pengungsian,” tandas rosyidin.

Beberapa jenis bantuan yang dikirimkan ke korban tsunami antara lain 21 ton beras, uang sumbangan senilai Rp372 juta, pakaian bekas layak 60 karung dan selimut.

Loading...