Pemuda Tewas Ditusuk Gara-Gara Futsal

  • Bagikan
Ilustrasi penusukan

Pringsewu, Teraslampung.com–Yogi (24),  pemuda warga Gadingrejo tewas meregang nyawa akibat kena tusuk senjata tajam karena keributan di arena futsall antara rombongan pelajar Kecamatan Gadingrejo,  Kabupaten Pringsewu dengan rombongan pelajar  Desa Pampangan Kecamatan Way Lima , Kabupaten Pesawaran, Selasa (28/10) sekitar pukul 20.10 WIB.

“Saya tahu setelah situasi sudah ramai dan keponakan saya (korban) sudah dibawa ke Klinik Kosasi Gadingrejo dan meninggal dalam perjalanan,” kata Sofyan, paman korban, saat mengantar Jenazah korban untuk di visum di RSUD Pringsewu, Selasa malam.

div class="__mango" data-placement="5690">

Sementara hasil visum dari RSUD Pringsewu menyimpulkan, korban mengalami  luka tusuk dipunggung kiri hingga tembus ke dada kiri mengenai jantung. “Akibat luka tersebut, korban kehabisan daerah,” jelas dr. Widia,  dokter jaga di RSUD Pringsewu.

Pelaku diamankan Polisi  Setelah 6 Jam Kemudian

Kapolsek Gadingrejo AKP Effendi Koto mengatakan, polisi sudah menangkap pelaku utama penusukan beserta  9 rekannya yang diduga pemicu terjadinya keributan hingga mengakibatkan Yogi meninggal dunia.

“Pemicu keributan karena tim pelajar dari Pampangan tidak terima kekalahannya  dalam pertandingan futsal, sehingga tidak mau membayar uang taruhan sebesar Rp 250.000, yang telah disepakati sebelumnya,” jelas Effendi Koto di Mapolsek Gadingrejo, Rabu (29/10).

Saat keributan terjadi, kata Effendi, seseorang menghubungi Yogi untuk memberitahukan bahwa ada keributan di antara kedua kubu. Lantas Yogi bersama pemuda Gadingrejo mendatangi lokasi keributan.

“Sesampainya di lokasi kejadian, kembali terjadi keributan dan Afnan yang diketahui masih pelajar SMK swasta di Pesawaran langsung menusuk punggung sebelah kiri Yogi dengan menggunakan sebilah badik  hingga tembus kebagian dada sebelah kiri,” paparnya.

Sementara Plt Kapolres Tanggamus AKBP Dedi Supriyadi menjelaskan usai peristiwa  langsung membentuk tim rayonisasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Tim  rayonisasi terdiri dari anggota polisi dari lima Polsek yang ada di Pringsewu dan dibantu dari Polres Tanggamus.  Hasilnya, pada Rabu pagi sekitar pukul 06.00 WIB ,  Afnan (pelaku utama penusukan) dan 9 rekannya kami tangkap dan langsung dikirim ke Mapolres Tanggamus untuk diperiksa lebih lanjut,” ujar Kapolres.

Menurut Dedi, tersangka akan dikenai Pasal 351 tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman 7 tahun penjara .

Berikut ini nama-nama ke 10 orang yang diamankan Polisi:

(1). Fajar Aldi (16),  Pelajar SMK, warga   Bulogkarto Gadingrejo
(2). Anam, Pelajar SMK, warga Ponco lampung tengah.
(3) Fahmi, Pelajar warga Pampangan Pesawaran.
(4). Ridho. (16) Pelajar warga Pampangan Pesawaran.
(5). M.Suhada, Pelajar warga Pampangan Pesawaran.
(6). Afnan, Pelajar (Tersangka utama) warga Pampangan Pesawaran.
(7) Rohman, Pelajar warga  Pampangan (sempat dikeroyok warga)
(8) Agung Firmansya, Pelajar warga tambah rejo.
(9) Rizki Galang, Pelajar warga tambah rejo.
(10) Fajar Nur, Pelajar warga pampangan Pesawaran.

 Andeas Andoyo

  • Bagikan