Beranda News Pusiban Pemulihan Krisis Dipercepat, Masyarakat Diimbau Bijak Gunakan Listrik

Pemulihan Krisis Dipercepat, Masyarakat Diimbau Bijak Gunakan Listrik

304
BERBAGI
GM PT PLN Distribusi Lampung Julita Indah *(tengah), GM Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Raden Bambang Anggono (kiri) di wawancarai media di PLTU Tarahan, Rabu (%/9/2018).
GM PT PLN Distribusi Lampung Julita Indah *(tengah), GM Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Raden Bambang Anggono (kiri) di wawancarai media di PLTU Tarahan, Rabu (5/9/2018).

TERASLAMPUNG.COM—General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Lampung Julita Indah mengimbau agar masyarakat Lampung dapat menggunakan listrik secara bijak, terutama pada saat beban puncak terjadi.

“Kami mengimbau agar menggunakan listrik dengan bijak, terutama pada beban puncak. Pada beban puncak yang biasanya setrika malam, sebaiknya dilakukan pada siang hari . Ini contoh penggunaan listrik secara bijak,” katanya saat diwawancarai media usai acara media gathering PLN di PLTU Tarahan, Rabu (5/9/2018)..

Julita menjelaskan tentang kondisi terakhir kelistrikan di Lampung  pasca terbakarnya conveyer PLTU Sebalang beberapa waktu lalu.

”Kondisi kita sekarang sudah ada sekitar 85 MW.Hari ini sudah masuk dari PLTG Sutami 25 MW, maka defisit kita otomatis akan berkurang dengan hitungan asumsi beban puncak 1021. Dengan masuknya New Taharan besok, maka kemungkinan defisit kita sekitar 15-18 MW,” jelasnya.

Menurut Julita, seandainya sudah ada pasokan daya dari PLTU  Tarahan dan PLTG Sutami, maka pemdaman bergilir jauh akan berkurang.

“Pemadaman bergilir akan berkurang dari dua hari sekali menjadi lima hari atau semingggu sekali . Akan tetapi Ini tergantung pada beban puncak dan pada pemakaian listrik konsumen. Sebab, saat ini PLN Lampung mendapatkan supplay dari Sumatera Selatan 310MW. Dan ada beberapa pembangkit di sini yang harus diistirahatkan seperti Sebalang 2 x 80MW, pembangkit Tarahan sedang  sekitar 80 MW, “ujarnya

Walaupun nanti defisit akan berkurang, pemdaman bergilir juga berkurang. Meski begitu, kata Julita, untuk sementara waktu masyarakat Lampung diimbau dapat menggunakan listrik dengan bijak terutama pada beban puncak

Pada beban puncak yang biasa setrika malam, sebaiknya siang hari dilakukan. Ini contoh penggunaan listrik secara bijak.

Sementara itu, General Manager Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Raden Bambang Anggono mengatakan pemulihan di PLTU Sebalang akan dipercepat. Ada beberapa sparepart yang harus di tunggu dari Jawa Timur dan Jakarta.

“Perbaikan akan dipercepat, walaupun target kita adalah 90 hari, tetapi kami akan mempercepat jangan sampai menyentuh angka 90 . Mohon dukungan media dan masyarakat Provinsi Lampung, supaya penyelesaian dan perbaikan/recovery PLTU Sebalang segera selesai,” jelasnya.

Mas Alina Arifin

 

Loading...