Beranda News Lingkungan Penambangan Batu PT Batu Makmur di Hutan Register 18 Diduga Langgar Aturan

Penambangan Batu PT Batu Makmur di Hutan Register 18 Diduga Langgar Aturan

1232
BERBAGI
Areal penambangan batu di Hutan Register 18 Titi Bungur, Pesawaran. (Foto: Teraslampung.com)

Teraslampung,com — Meski sudah menyaksikan lokasi penambangan batu di Hutan Register 18 Titi Bungur di di Dusun Talang Besar, Desa Gedunggumanti, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, para anggota Komisi II DPRD Lampung belum bisa membuat rekomendasi terkait dugaan penambangan liar yang dilakukan PT Batu Makmur.

Saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Senin siang (16/2), para anggota Dewan hanya ditemui Humas PT Batu Makmur, Muhlisin, dan Kepala Operasional, Sandi Sagita. Keduanya tidak bisa menjelaskan apakah perusahaan tempatnya bekerja mendapatkan izin melakukan penambangan.

“Kami belum bisa mengeluarkan rekomendasi.Kami akan rapat lebih dulu dan berkoodinasi dengan Menteri Kehutanan untuk memastikan apakah lokasi penambangan masuk hutan kawasan Register 18 atau tidak,”kata Agus Revolusi, anggota DPRD Lampung, Senin (16/2).

Menurut Agus, pada Selasa (17/2) pihaknya akan menggelar rapat evaluasi hasil sidak Senin siang (16/2).Agus mengaku, data sementara yang dirinya miliki menunjukkan adanya indikasi lokasi penambangan berada di dalam kawasan Hutan Register 18. Kalau benar masuk hutan register, kata Agus, hal itu termasuk pelanggaran.

“Berdasarkan peta yang kami dapatkan dari Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, lokasi tersebut berada di dalam hutan register,” kata Agus.
Menurut Agus, sidak dilakukan setelah pada Minggu malam (15/2) pihaknya mendapatkan laporan dari warga tentang adanya aktivitas penambangan batu ilegal di dalam hutan register.

Selain Agus Revolusi, anggota DPRD Lampung yang turut sidak antara lain Ketua Komisi II Hantoni Hasan, Sekretaris komisi II Joko Santoso, Sahyana, Putra Jaya Umar, Azwar Yakub, Ali Fahmi, dan Midi Iswanto.

Berdasarkan pemantauan Teraslampung.com. hutan di sekitar lokasi penambangan sudah gundul. Banyak pohon mati. Di lokasi penambangan batu itu tampak beberapa alat berat.Jalan dan lokasi penambangan tidak seperti hutan pada umumnya, tetapi lebih mirip sebagai kawasan tambang yang profesional.