Beranda Hukum Pencemaran Teluk Lampung, Berkas Perkara Mantan Pejabat Pelindo II Panjang Sudah Dilimpahkan...

Pencemaran Teluk Lampung, Berkas Perkara Mantan Pejabat Pelindo II Panjang Sudah Dilimpahkan ke PN

160
BERBAGI
Pencemaran air laut (Ilustrasi/tempo.co)

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Setelah sempat tertunda selama dua tahun,proses hukum dugaan pencemaran Teluk Lampung dengan tersangka Mantan Manajer Teknik PT Pelindo II, cabang Panjang, Yoga Suryadharma, akan segera dimulai.

Hal itu seiring dengan diterimanya berkas dakwaan perkara tersebut di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Senin (22/6).  Dengan demikian, dalam waktu dekat ini, kasus tersebut akan segera digelar. Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati Lampung, Yadi Rachmat.

“Hari ini, Senin (22/6/2015) sudah kami limpahkan berkas tersangka atasnama Yoga Suryadharma ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang,” kata Yadi saat ditemui di ruang kerjaya, Senin (22/6).

Yadi mengaku, pelimpahan berkas lama karena ada kekurangan administrasi yang harus dilengkapi. “Tapi sekarang semuanya sudah siap. Kami sudah limpahkan. Kalau untuk jadwal sidangnya, saya tidak tahu kapan. Silakan tanyakan saja ke Pengadilan,”tuturnya.

Dihubungi terpisah, Panitera Muda (Panmud) Pidana Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Suhaidi Agus membenarkan pihaknya telah menerima berkas pelimpahan tersebut. Namun, ia belum mengetahui kapan waktu sidangnya.

“Belum ditentukan kapan jadwal sidangnya dan siapa hakim yang memimpin jalannya sidang. Kemungkinan lusa sudah ditentukan,” kata Suhaidi.

Diketahui sebelumnya, kasus ini dilaporkan oleh Fokkel ke Polda Lampung pada Januari 2013. Penyebabnya, ribuan ikan di daerah Teluk Lampung mati. Spontan, Fokkel menunjuk PT Pelindo II sebagai biang kerok atas matinya ribuan ikan tersebut.

Aktivitas pengerukan yang dilakukan PT Pelindo II kala itu diduga menjadi faktor utama matinya ikan dan rusaknya ekosistem. Fokkel menyatakan kerugian yang diderita petambak di pesisir Teluk Lampung kala itu mencapai sekitar Rp 20 miliar.

Kemudian pada (30/9/2013) lalu, Koordinator Fokkel, Ali Al Hadar mengungkapkan ada satu tersangka dalam perkara itu. Yakni Manajer Teknik PT Pelindo II Yoga Suryadharma. Tapi, sejak penetapan tersangka sekitar dua tahun lalu, pemberkasan perkara  tak kunjung rampung.

BACA:  Pencemaran Teluk Lampung, Polda Lampung Tetapkan Manajer Teknik PT Pelindo sebagai Tersangka

Loading...