Beranda Hukum Kriminal Pencuri Gasak Berlian di Rumah Dinas BMKG Panjang

Pencuri Gasak Berlian di Rumah Dinas BMKG Panjang

299
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Rumah Dinas milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Panjang yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Telukbetung Selatan disatroni maling, pada Senin (20/2/2017) lalu.

Dari dalam rumah yang ditempati Ahmad Rafli Pahlevi, seorang pegawai negeri sipil (PNS) di BMKG Maritim Panjang, pencuri menggasak barang-barang berharga senilai puluhan juta rupiah.

Aksi pencurian tersebut, korban sudah melaporkannya ke Mapolsek Telukbetung Selatan. Laporan itu, tertuang dalam laporan No. LP/B/122/II/2017/Resta Balam/Sektor TBS tanggal 21 Februari 2017.

Rafli menceritakan, aksi pencurian tersebut terjadi Senin (21/2/2017) pagi lalu, saat itu dirinya hendak berangkat bekerja. Pada saat bersamaan, istrinya bernama Ayu Zulfiani sedang tertidur di dalam kamar.

“Saat saya pergi, pintu rumah tidak saya kunci. Karena niatnya, istri saya mau bersih-bersih rumah,”ujarnya, Rabu (22/2/2017).

Selanjutnya, sekitar pukul 10.30 WIB, Ayu terbangun. Namun saat itu istrinya belum sadar, kalau rumahnya sudah disatroni maling. Setelah taklama kemudian, istrinya kaget begitu melihat kondisi rumah sudah berantakan. Merasa curiga, Ayu mencari ponselnya namun tidak ada.

“Saat itulah, istri saya baru sadar kalau rumahnya sudah disatroni maling. Pencuri juga masuk ke dalam kamar pribadinya, saat istri saya sedang tertidur,”ungkapnya.

Dikatakannya, selain mengambil ponsel merk Samsung Note, kawanan pencuri tersebut mengambil dompet berisi uang Rp100 ribu, perhiasan cincin nikah, anting seberat 5 gram serta berlian dari dalam kamar pribadinya.

Kejadian pencurian tersebut, kata Rafli, ternyata bukan kali pertama dialaminya. Aksi pencurian pertama yang dialaminya, terjadi 7 Januari 2017 lalu. Saat kejadian pencurian tersebut, ia bersama istrinya sedang berada di rumah. Pencuri masuk ke dalam rumahnya, melalui jendela dengan merusak teralis besi.

“Barang-barang yang dicuri, berupa perhiasan yang disimpan diatas lemari. Barang lainnya adalah, helm, sepatu dan lainnya,”terangnya.

Namun pada saat kejadian itu, pelaku pencurian itu diketahui dengan saksi sekitar, pelaku sudah mengembalikan barang-barang miliknya.

“Kejadian pencurian pertama, pelaku sudah minta maaf dan berdamai dan barang milik saya yang dicuri sudah dikembalikan,”pungkasnya.

Menurutnya, sebelum ia menempati rumah dinas tersebut, sudah dua kali terjadi pencurian. Bahkan saat ia menempati rumah tersebut, juga sama menjadi korban pencurian.

Terpisah, Kapolsekta Telukbetung Selatan, Kompol Listiyono Dwi Nugroho saat dikonfirmasi melalui penselnya membenarkan, pihanya sudah menerima laporan pencurian di rumah dinas BMKG tersebut.

“Ya benar, kami sudah terima laporannya. Kami sudah turunkan tim untuk melakukan penyelidikan kasus pencurian tersebut,”ujarnya kepada teraslampung.com, Rabu (22/2/2017) malam.

Dikatakannya, pihaknya belum memastikan, apakah aksi pencurian tersebut dilakukan sendiri ataupun berkelompok. Ia juga mengingatkan, agar masyarakat selalu waspada saat akan berpergian keluar rumah.