Beranda Hukum Kriminal Buron Selama Lima Bulan, Pencuri Kabel Ditembak Polisi

Buron Selama Lima Bulan, Pencuri Kabel Ditembak Polisi

50
BERBAGI
Tersangka pencuri kabel diperiksa polisi,

Zainal Asikin| Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Setelah menjadi buron polisi selama lima bulan, Jaka Satria (22 tahun), tersangka pencurian kabel di gudang material,dilumpuhkan Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung dengan tembakan timah panas di kakinya.

Polisi pun akhirnya menangkap warga Panjang, Bandarlampung itu di pinggir Pantai Kunyit, Telukbetung Selatan, Selasa (8/12/205) lalu sekitar pukul 22.00 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya, mengatakan saat akan ditangkap di pinggir pantai Kunyit, Telukbetung Selatan, tersangka Jaka berusaha melarikan diri.

“Selain berusaha kabur, tersangka Jaka melawan, petugas mengambil tindakan tegas melumpuhkan Jaka dengan dua butir timah panas di kaki kirinya,”kata Dery kepada wartawan, Jumat (11/12).

Menurutnya, selama dalam pelariannya, tersangka Jaka bersembunyi di wilyah Lampung Timur.

Dery menuturkan, Jaka mencuri gulungan kabel dan barang tembaga di Gudang Matrial di Jalan Yos Sudarso, pada bulan Juli 2015 lalu. Tersangka beraksi bersama dua rekannya, Romi dan Robi yang sudah tertangkap lebih dulu. Keduanya, saat ini masih menjalani hukuman di Lapas Way Hui.

“Dari keterangan Romi dan Robi, dua tersangka kakak beradik, diketahui ada tersangka lain bernama Jaka yang ikut terlibat aksi pencurian itu. Petugas kemudian menangkap Jaka,”ujarnya.

Saat beraksi, Dery mengutarakan, komplotan Jaka mencuri gulungan kabel dan barang tembaga di Gudang Matrial dengan memanjat tembok dan menjebol atap plafon. Sebelum beraksi, para tersangka mengamati sekitar gudang. Makanya, mereka mengetahui dimana tempat penyimpanan barang yang ada didalam Gudang tersebut.

Dalam aksinya, lanjut Dery, para tersangka berbagi peran ada yang menunggu di atap mengawasi keadaan sekitar TKP, ada yang turun dan masuk gudang untuk mengambil gulungan kabel dan barang tembaga, dan ada yang menunggu diluar membawa barang yang sudah dicuri dari dalam.

“Komplotan Jaka Cs ini  mencuri enam gulung kabel dan barang berbahan tembaga. Nilai uangnya, ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Mereka menjual hasil curian itu ke pengepul barang
rongsokan,”terangnya.

Dery mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka Jaka dan komplotannya merupakan spesialis pembobol gudang dan pertokoan di wilayah Bandarlampung. Tercatat, sudah dua kali para tersangka
mencuri. Sebelum mencuri gulungan kabel dan barang tembaga di Gudang Matrial, Jaka Cs pernah membobol toko lainnya.

“Modus pencuriannya sama, masuk lewat atap memanjat tembok pagar lalu merusak pintu gudang dan pertokoan menggunakan alat linggis, obeng dan tang. Dugaan kami, Jaka Cs lebih dari dua kali melakukan pencurian dan kasusnya sedang kami dalami,” kata Dery.