Beranda Hukum Kriminal Pencuri Sepeda Motor Asal Lampung Timur Tewas Ditembak Polisi

Pencuri Sepeda Motor Asal Lampung Timur Tewas Ditembak Polisi

2724
BERBAGI
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol M Barly Ramadhani (paling kanan) bersama beberapa petugas saat berada di lokasi TKP di daerah Langkapura, Bandarlampung, Sabtu (7/3/2020) malam.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol M Barly Ramadhani (paling kanan) bersama beberapa petugas saat berada di lokasi TKP di daerah Langkapura, Bandarlampung, Sabtu (7/3/2020) malam.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Pencuri kendaraan bermotor, DJ (19), warga Kecamatan Jabung, Lampung Timur, tewas ditembak polisi di Langkapura, Bandarlampung, Sabtu malam (8/3/2020).

Polisi mengaku DJ tewas ditembak setelah sempat terjadi baku tembak dengan tim gabungan dari Polsek Tanjungkarang Barat, Tekab 308 Polresta Bandarlampung dan Jatanras Polda Lampung.

Menurut polisi, DJ ditembak karena berupaya melawan saat akan ditangkap.

“Karena melawan dan membahayakan petugas dan masyarakat, ia ditembak,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol M Barly Ramadhani, saat dikonfirmasi Teraslampung.com, Minggu malam (8/3/2020).

Setelah DJ roboh, petugas membawa jenazah pelaku begal tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

“Pelaku merupakan jaringan pelaku curanmor atau begal yang kerap beraksi di wilayah Kota Bandarlampung, ada lima TKP aksi curanmor pelaku,”ujarnya kepada teraslampung.com.

Barang bukti yang disita dari pelaku, kata Kombes Pol M Barly Ramadhani, sepucuk senjata api rakitan jenis revolver yang digunakan pelaku saat melakukan perlawananan saat akan ditangkap, dua butir peluru kaliber 9 mm, dua butir selongsong peluru kaliber 9 mm, satu set kunci letter T dan satu unit sepeda motor Honda Beat hasil curian.

“Dugaan sementara, DJ adalah begal yang menembak korban di daerah Pasar Tamin. Pelaku beraksi tidak sendiri. Pelaku lain identitasnya sudah diketahui. Petugas sedang mengejar,” kata alumni Akpol 1993 ini.

Kombes Pol M Barly Ramadhani mengatakan, sebelum ditembak DJ  beraksi di Jalan Pagar Alam Gang Way Balau, Gunung Agung, Langkapura, Sabtu malam (7/3/2020) sekitar pukul 19.30 WIB.

Dalam aksinya, pelaku membawa kabur Honda Beat warna biru putih BE 3398 AZ milik Asep Afendi Ridwan.

“Sepeda motor diparkir di halaman rumah korban. Korban saat itu sedang menonton televisi bersama keluarganya. Karena terdengar suara mencurigakan korban keluar rumah. Ternyata, sepeda motor korban sedang dibawa keluar pagar oleh  pelaku. Korban pun langsung berteriak. Karena aksinya dipergoki, pelaku mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke udara hingga korban dan warga setempat ketakutan,”kata dia.

Anggota Opsnal Polsekta Tanjungkarang Barat yang sedang patroli mendengar suara tembakan tersebut. Saat itu juga anggota langsung menuju lokasi TKP dan memergoki pelaku Doni sedang membawa kabur motor curiannya. Saat akan dihentikan petugas, pelaku Doni melepaskan tembakan dan melarikan diri menuju ke arah kebun.

“Karena ada upaya perlawan dan mebahayakan petugas dan masyarakat, tim gabungan dari Jatanras Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung kami terjunkan untuk memburu pelaku,”bebernya.

Saat berada di areal kebun, lanjut Kombes Pol M Barly Ramadhani, meski pelaku Doni sudah dikepung namun pelaku justru kembali melakukan perlawan melepaskan tembakan kearah petugas. Karena sudah membahayakan dilakukan tindakan tegas, petugas melumpuhkan pelaku dengan timah panas dan tepat mengenai dadanya.

“DJ roboh setelah dua butir timah panas bersarang di dadanya. Petugas sempat memberikan pertolongan membawa pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda, namun nyawa pelaku tidak tertolong,”terangnya.

Kombes Pol M Barly Ramadhani menegaskan, para pelaku kejahatan C3 (curat, curas dan curanmor) yang meresahkan masyarakat dan melakukan perlawan akan ditindak tegas.

“Saya ingatkan dan tegaskan, pelaku jangan coba-coba kita akan lakukan tindakan tegas,”pungkasnya.

Sementara Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Hari Budiyanto mengatakan, pelaku DJ sudah beberapa kali beraksi di wilayah hukum Polsek Tanjungkarang Barat.

Menurutnya, DJ  merupakan salah satu anggota komplotan pencuri sepeda motor yang beraksi di Pasar Tamin Bandarlampung pada  28 Februari 2020 lalu. Namun aksi tersebut digagalkan oleh M Rafi alias David dengan menabrakkan sepeda motornya ke pelaku.

“Korban Rafi saat itu hendak pulang dari Pasar Tamin memergoki pelaku sedang mencuri motor di parkiran Jalan Antara dekat Pasar Tamin. Lalu Rafi menabrakkan sepeda motornya ke pelaku, dan pelaku melepaskan tembakan dan mengenai betis kaki kanan Rafi,” katanya,

Loading...