Beranda Teras Berita Pencurian dengan Modus Memecahkan Kaca Mobil Kembali Terjadi di Bandarlampung

Pencurian dengan Modus Memecahkan Kaca Mobil Kembali Terjadi di Bandarlampung

170
BERBAGI
Polisi sedang memeriksa mobil milik Kurnia yang menjadi sasaran pencuri dengan modus memecahkan kaca., Kamis (27/3). Foto: teraslampung.com/Zae.


Zaenudin Lukman/Teraslampung.com

Bandarlampung—Pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil
kembali terjadi di Kota Bandarlampung. Kali ini peristiwasnya  di Jalan Karya Muda 2 Kelurahan Sumur Putri
Telukbetung Utara Bandarlampung, Kamis (27/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Pelaku
pencurian berhasil menggasak uang senilai Rp 2 juta, beberapa kartu ATM dari
berbagai Bank dan surat penting lainnya milik korban Kurnia andarlina Noor
Manik (27) warga Jl. Hos Cokro aminoto, Enggal Tanjungkarang Pusat.

Korban
yang memarkirkan kendaraan mobil Mitsubishi Mirage warna abu abu Nopol BE 2574
YP, dimana mobil tersebut diparkirkan didepan rumah milik warga bernama
Parjiono tepatnya depan sekolah TK Qurota Ayun dan Sekolah Dasar IT Permata
bunda II. 

Dari
pantauan Teraslampung.com di lokasi kejadian perkara, Tim Inafis Labfor
Polresta Bandarlampung, langsung melakukan identifikasi. Pencuri memecahkan
kaca mobil milik korban di bagian kanan belakang.

Ikhwan, 23, saksi mata, mengaku melihat aksi para pencuri
dari jarak sekitar 100 meter. Ikhwan semula mengira bahwa pelaku adalah satpam
sakolahan.

“Setelah saya coba datangi dan dekati, ternyata bukan. kemudian pelaku ini saat
itu juga langsung lari kabur dengan satu orang pelaku yang sudah menunggu
diatas motor, dan ternyata keduanya adalah pelaku pencurian seketika saya
langsung teriak ‘maling’,” kata pria yang berprofesi sebagai guru itu.

Menurut
Ikhwan, pelaku pencurian ada dua orang. Mereka 
kabur menggunakan motor Jupiter MX warna lis biru. “Nomor polisinya saya
tidak sempat melihat. Satu pelaku pakai helm yang mengendarai motor, satu
pelaku lagi yang dibonceng pakai topi dan jaket warna hitam dan pelaku ini yang
berada dimobil, kejadian itu sekitar pukul 10.00 WIB,” tutur Ikhwan.


Ikhwan
mengaku pelaku yang pakai topi sempat terjatuh dari motor saat dibonceng temannya.
Pencuri itu jatuh karena berusaha mengambil dompet yang terjatuh. Saat itu
Ikhwan langsung berusaha mengejar kedua pelaku ini, sambil berteriak.

“Saya
berusaha mengejar pelaku yang kabur menggunakan motor, dan saya mengejarnya
hingga kedapan jalan karya muda 2 ini saja bang, soalnya pelaku sudah gak kejar
lagi. Pelaku kabur dari jalan Emir M Nur menuju kearah ke arah Telukbetung
Barat,”jelasnya. 

Sementara
korban Kurnia andarlina Noor Maik (27) warga yang tinggal di Jl Hos Cokro
Aminoto, Kelurahan Enggal Tanjungkarang Pusat, mengatakan dirinya tidak
mengetahui kalau mobil miliknya yang menjadi korban pencurian pecah kaca. 

“Saya
baru saja pulang dari bank Mandiri Radin Intan untuk menukarkan uang, kemudian
saya datang kesekolah anak di SD IT Permata Bunda II mau menjemput anak saya
karena kondisinya lagi gak sehat. Baru saja masuk sekolahan sekitar 15 menit,
terdengar orang kok rame-rame keluar dan teriak maling, saya pun keluar dan
melihat ternyata mobil saya yang jadi korban pencurian dengan pecah kaca,”
kata Kurnia, Kamis (27/3). 

Menurut
Kurnia, barang yang diambil di dalam mobil miliknya antara lain dompet berisan
STNK dan SiM motor Yamaha mio, kartu ATM yakni dari Kartu ATM Bank Mandiri,
BCA, BRI, dan BNI. Nominal uangnya itu dari masing-masing ATM sebesar Rp 4
juta.  kemudian Kartu SPP, dan uang yang baru saja ditukar dari bank
mandiri senilai Rp 2 juta, dengan surat2 penting lainnya yang ditaruh didalam
mobil.

“Begitu
tahu kaca mobil saya pecah dan barang-barang saya dicuri orang, saya kemudian menghubungi
pihak bank untuk diblokir ATM atas nama dirinya dan langsung menghubungi
polisi,” jelasnya Kurnia.

Loading...