Beranda Ruwa Jurai Metro Pendamping Sosial PKH Kota Metro Lakukan Edukasi Pengambilan Bansos Nontunai

Pendamping Sosial PKH Kota Metro Lakukan Edukasi Pengambilan Bansos Nontunai

690
BERBAGI
Pendampiing sosial PKH Metro Utara melakukan pendampingan pencairan bansos nontunai, Kamis (15/2/2018).

TERASLAMPUNG.COM —  Pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Metro Utara melakukan pendampingan dan edukasi pengambilan Bansos PKH nontunai kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan. Kegiatan ini merupakan penyaluran bansos PKH  nontunai tahap 1 tahun 2018 yang dilaksanakan di Bank BRI Unit Diponegoro Kota Metro, Kamis, 15 Februari 2018.

“Keluarga penerima manfaat PKH di Kecamatan Metro Utara tahap 1 tahun 2018 berjumlah 534 KPM yang tersebar ke empat kelurahan yaitu Banjarsari, Purwosari, Purwoasri dan Karangrejo”.  Kegiatan penyaluran didampingi oleh pendamping sosial PKH kecamatan Metro Utara yang berjumlah 5 orang,” kata Eko Santoso, salah satu  pendampun PKH Kecamatan Metro Utara.

Selain didampingi oleh pendamping sosial PKH, penyaluran bantuan ini juga didampingi oleh promotor selaku perwakilan dari Bank BRI.

“Tujuan kegiatan pendampingan ini adalah agar KPM dapat mengambil bantuan tersebut dengan aman, nyaman dan lancar,”  kata Eko.

Warga Metro Utara menerima bansos PKH menunjukkan kartu ATM usai mengikuti acara pendampingan yang digelar pendamping sosial PKH Kecamatan Metro Utara, Kamis (15/2/2018).

Menurut Eko, kegiatan ini merupakan salah satu dari tugas pendamping sosial PKH yang merujuk pada Bisnis Proses yang ada di PKH.

Koordinator PKH Kota Metro, Silfiana Nur Barokah, mengatakan Bansos PKH Non Tunai di Kota Metro sudah disalurkan kepada masing-masing KPM.

“Saya minta para pendamping untuk proaktif mendampingi KPM yang ingin mengambil bantuan tersebut,” katanya.

Silfi mengingatkan para pendamping sosial agar mendampngi mereka secara profesional serta melakukan edukasi agar bantuan tersebut dapat digunakan dengan baik.

Silfi mengharapkan agar setiap KPM bisa menyisihkan bantuan yang diterima untuk ditabung.

“Ini mengingat tahun ajaran baru biasanya bayak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi oleh KPM terutama berkaitan dengan anak sekolah. Gunakan bantuan ini untuk keperluan pendidikan anak dan kebutuhan gizi balita maupun ibu hamil. Supanya diperoleh generasi muda penerus bangsa yang cerdas dan kuat,” kata Silfi.

TL/ES

Loading...