Hukum  

Penentuan Calon Tersangka Korupsi Dana BOS di SMPN 24 Masih Tunggu Hasil Audit BPKP

Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin/teraslampung.com

Kompol Dery Agung Wijaya 

BANDARLAMPUNG-Penyidik Tipikor Polresta Bandarlampung, masih menunggu audit dan hasil yang ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Lampung terkait dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2014 di SMPN 24 Bandarlampung.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, pihaknya akan segera mengumumkan siapa tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana Bos di SMP 24 Bandarlampung tersebut, setelah hasil audit kerugian negara dari BPKP keluar.

“Kami masih tunggu hasil audit resminya dari BPKP, rencananya hari ini, ekspos di BPKP untuk penentuan kerugian negara,”kata Dery kepada teraslampung.com, Senin (7/12).

Dikatakannya, Jika hasil audit BPKP nilai kerugian negara sudah keluar, pihaknya akan melakukan penetapan tersangka dan membeberkan siapa pihak paling bertanggungjawab dalam perkara tersebut.

BACA: Polresta Bandarlampung Usut Dugaan Korupsi Dana Bos di SMPN 24 Bandarlampung Senilai Rp 300 juta

“Ya kalau besarnya kerugian negara sudah kami ketahui, baru kami akan beberkan siapa tersangkanya,”ungkapnya.

Menurutnya, untuk sementara ini, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi. Untuk saksi yang diperiksa, baik itu dari pihak sekolah SMP 24 Bandarlampung maupun dari pihak swasta.

Diketahui sebelumnya, pengusutan dugaan korupsi dana BOS tahun 2014 di SMPN 24 Bandarlampung diketahui, setelah penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polresta Bandarlampung mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung beberapa waktu lalu.

Dalam perkara tersebut, penyidik memperkirakan kerugian negara sebesar Rp 300 juta dan sudah
mengantongi dua orang calon tersangka. Setelah dilakukan penyelidikan, dugaan terhadap calon tersangka bertambah menjadi satu orang.